PemerintahanEkonomiNews

Penganugerahan Lomba Desa Dan 10 Program Pokok PKK, Bupati Berharap Tidak Ada Lagi Desa Berstatus Tertinggal

568
×

Penganugerahan Lomba Desa Dan 10 Program Pokok PKK, Bupati Berharap Tidak Ada Lagi Desa Berstatus Tertinggal

Sebarkan artikel ini
Bupati Sumenep didampingi istri tercinta menyerahkan hadiah kepada desa dalam rangka perlombaan desa dan kelurahan serta lomba 10 program pokok PKK
Foto: Bupati Sumenep didampingi istri tercinta menyerahkan hadiah kepada desa dalam rangka perlombaan desa dan kelurahan serta lomba 10 program pokok PKK

SUMENEP, seputarjatim.com–Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep menyelenggarakan anugerah penyerahan hadiah lomba Desa/Kelurahan dan 10 Program Pokok PKK Kabupaten Sumenep Tahun 2022, Rabu (8/6/2022) malam.

Penganugerahan ini digelar di gedung Korpri Sumenep. Acara yang dimeriahkan grup musik Telaga Biru dan Ul-Daul ini dihadiri oleh Bupati Achmad Fauzi, Wakil Bupati Dewi Khalifah, Ketua PKK Sumenep Nia Kurnia Fauzi dan pejabat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya Bupati Sumenep mengatakan bahwa, perlombaan desa dan kelurahan serta lomba 10 program pokok PKK, sangat penting dilaksanakan untuk mengetahui tingkat kemajuan dan perkembangannya.

“Jadi, lomba ini sejatinya sebagai parameter untuk mengetahui sejauhmana perkembangan kemajuan desa dan kelurahan, sehingga semakin baik pengelolaannya tentu saja berdampak terhadap percepatan dalam upaya meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi.

Baca Juga :  Peringatan HUT RI ke-74 ala Warga Magersari Sidoarjo

Karenanya, Bupati berharap penyelenggaraan lomba desa dan kelurahan serta lomba 10 program pokok PKK yang dilaksanakan pemerintah daerah, bukan hanya seremonial dan simbol identitas semata, namun benar-benar berefek positif kepada pembangunan yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kepala Desa dan Lurah bersama jajarannya terus melakukan inovasi dan kreativitas  untuk mendorong pembangunan desa dan kelurahan, di antaranya melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas, serta partisipasi masyarakat,” harapnya.

Bupati mengungkapkan, manakala pelaksanaan lomba desa dan kelurahan terbaik atau juara, jelas di tahun-tahun mendatang, seluruh desa mampu meningkatkan status desa menjadi mandiri, sehingga tidak ada lagi desa berstatus tertinggal.

“Desa dan kelurahan yang menjadi pemenang di lomba desa dan kelurahan, serta lomba 10 program pokok PKK harus mempertahankan sekaligus melakukan pengembangan demi kemajuan desanya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dibacok Temannya, Warga Pinggirpapas Dilarikan Kerumah Sakit

Sementara itu, Kepala DPMD Sumenep Anwar Syahroni Yusuf mengatakan, tujuan lomba Desa/Kelurahan dan Lomba 10 Program PKK ini untuk mengembangkan desa melalui penguatan kelembagaan desa.

“Kita berharap,dengan adanya lomba ini bisa mendorong pembangunan desa lebih-lebih SDM pemerintahannya,” ungkapnya.

Sekedar untuk diketahui, perlombaan desa dan kelurahan serta lomba 10 program pokok PKK, Desa Kebunagung keluar sebagai juara 1, Juara 2 diraih Desa Mandala, Kecamatan Rubaru. Desa Mandala,Kemudian Juara 3 diraih Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan. Desa Aeng Panas.

Sementara untuk lomba 10 Program Pokok PKK, juara 1 Desa Kebunagung, juara 2 Desa Mandala, juara 3 Desa Aeng Panas, juara 4 Desa Kerta Barat, juara 5 Desa Lenteng Timur dan juara 6 Desa Gapurana. Masing-masing juara mendapatkan piagam dan uang pembinaan dari DPMD Sumenep. (Bam)

Tinggalkan Balasan