Persoalan SPPG Dievaluasi Serius, Satgas dan IWO Sumenep Minta Perketat Pengawasan Menu MBG

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DISKUSI: IWO Sumenep saat melakukan audiensi dengan Satgas MBG Kabupaten Sumenep serta Perwakilan Koordinator Wilayah SPPG dan Koordinator Kecamatan Se Sumenep di ruang rapat sekretariat daerah (Mufti Che - Seputar Jatim

DISKUSI: IWO Sumenep saat melakukan audiensi dengan Satgas MBG Kabupaten Sumenep serta Perwakilan Koordinator Wilayah SPPG dan Koordinator Kecamatan Se Sumenep di ruang rapat sekretariat daerah (Mufti Che - Seputar Jatim

SUMENEP, Seputar Jatim Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumenep menggelar audiensi bersama Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dalam audiensi itu juga menghadirkan Koordinator Wilayah Kabupaten dan para Koordinator Kecamatan, se-Sumenep.

Pertemuan tersebut difokuskan pada evaluasi pelaksanaan SPPG yang diduga masih menyisakan sejumlah persoalan di lapangan.

Melalui pertemuan itu menjadi ruang diskusi terbuka untuk menindaklanjuti berbagai temuan, sekaligus memperkuat sinergi antara Satgas SPPG, insan pers, serta para koordinator wilayah agar pelaksanaan program berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

Ketua IWO Sumenep, Imam Mustain Ramli, menegaskan komitmen organisasinya dalam menjalankan fungsi kontrol sosial melalui penyampaian informasi yang akurat dan berimbang kepada publik.

“Sebagai organisasi pers, IWO Sumenep berkepentingan untuk memastikan informasi yang sampai kepada masyarakat benar, jelas, dan berimbang. Karena itu kami mendukung adanya forum evaluasi seperti ini,” katanya, Rabu (4//3/2026).

Baca Juga :  'Bismillah Melayani' Dipertanyakan, Banjir Berulang di Sumenep Dinilai Minim Solusi

Ia berharap audiensi tersebut menjadi momentum memperbaiki pola komunikasi dan koordinasi lintas pihak, sehingga berbagai persoalan teknis di lapangan tidak berlarut-larut.

“Kami berharap melalui pertemuan ini dapat tercipta komunikasi yang lebih baik antara Satgas SPPG dan para koordinator wilayah, sehingga berbagai persoalan di lapangan bisa diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Tak hanya itu, IWO Sumenep juga menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis dalam mengawal transparansi pelaksanaan program di daerah.

“IWO Sumenep siap menjadi mitra strategis dalam mengawal transparansi dan penyampaian informasi kepada publik terkait pelaksanaan SPPG di Kabupaten Sumenep,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Satgas SPPG Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, mengakui bahwa berbagai temuan yang disampaikan insan pers menjadi bahan evaluasi penting bagi pihaknya.

“Temuan teman-teman IWO Sumenep jadikan kritik membangun dan evaluasi SPPG yang bermasalah,” tegasnya.

Lanjut ia menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh guna mencegah potensi persoalan serius di lapangan.

“Temuan tersebut jadikan evaluasi menyeluruh terhadap SPPG yang bermasalah. Jangan sampai terjadi kejadian yang tidak diinginkan di bawah, seperti keracunan dan hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Agus juga mengakui bahwa pelaksanaan SPPG masih memiliki sejumlah kekurangan yang harus segera dibenahi melalui evaluasi bersama.

“SPPG pasti masih banyak kekurangan jadi, harapan secepatnya untuk dievaluasi dan berbenah. Pertemuan ini kami lakukan untuk menyamakan persepsi antara Satgas SPPG, IWO Sumenep, dan para koordinator wilayah kecamatan agar setiap persoalan yang muncul dalam pelaksanaan SPPG bisa dievaluasi secara terbuka dan objektif,” ucapnya.

Baca Juga :  BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret

Di sisi lain, Ketua Koordinator Wilayah Kabupaten Sumenep, M. Khalilurrahman Hidayatullah, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah evaluasi yang ditempuh secara kolektif.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung proses evaluasi dan koordinasi yang dilakukan, demi meningkatkan kualitas pelaksanaan SPPG di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Melalui audiensi ini, seluruh pihak berharap tercipta kesamaan persepsi serta langkah konkret dalam pembenahan, sehingga pelaksanaan SPPG di Kabupaten Sumenep ke depan dapat berjalan lebih tertib, aman, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‘Bismillah Melayani’ Dipertanyakan, Banjir Berulang di Sumenep Dinilai Minim Solusi
MBG Terhenti Bukan Sekadar Evaluasi, SPPG Pakamban Laok 2 Akui Disuspend BGN
Ikon Kota Gelap Gulita, Lampu Tugu ‘Selamat Datang’ Sumenep Mati Total
Sumenep Berselawat 2026, Refleksi Setahun Kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Perkuat Spirit Pembangunan
SMSI Sumenep dan Ar-Raudah Computer Bagikan 500 Takjil untuk Warga Rutan Sumenep
Ulama dan Habaib Desak DPRD Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam di Sumenep 
Buka Puasa Bareng Media, Polres Sumenep Perkuat Sinergi dan Transparansi Informasi
Cabai Rawit Tembus Rp120 Ribu per Kilo di Pasar Anom, Pedagang Keluhkan Pembeli Sepi

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:48 WIB

Persoalan SPPG Dievaluasi Serius, Satgas dan IWO Sumenep Minta Perketat Pengawasan Menu MBG

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:02 WIB

‘Bismillah Melayani’ Dipertanyakan, Banjir Berulang di Sumenep Dinilai Minim Solusi

Senin, 2 Maret 2026 - 12:12 WIB

MBG Terhenti Bukan Sekadar Evaluasi, SPPG Pakamban Laok 2 Akui Disuspend BGN

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:12 WIB

Sumenep Berselawat 2026, Refleksi Setahun Kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Perkuat Spirit Pembangunan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:18 WIB

SMSI Sumenep dan Ar-Raudah Computer Bagikan 500 Takjil untuk Warga Rutan Sumenep

Berita Terbaru