Pesan HUT Jatim Gubernur Khofifah: Rawat Persatuan dan Kesatuan

- Redaksi

Sabtu, 12 Oktober 2019 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Fahmi/ SJ Foto/ dok)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Fahmi/ SJ Foto/ dok)

SURABAYA, seputarjatim.com– Bertepatan dengan peringatan HUT Provinsi Jawa Timur ke-74, Gubernur Khofifah Indar Parawansa berpesan agar masyarakat Jawa Timur terus merawat dan menjaga persatuan, persaudaraan, dan kerukunan.

“Jawa Timur harus menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh warga bangsa yang beraneka suku, agama, budaya, tradisi, dan adat istiadat. Karena Jawa Timur adalah bagian integral NKRI sehingga kemajemukan, kebhinnekaan, dan keragaman harus dijaga agar berseiring secara harmoni sesuai bhakti ke- 9 Nawa Bhakti Satya yaitu Jatim Harmoni,” ungkap Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu, 12/10/2019.

Menurut Khofifah, sekalipun terjadi gesekan akibat perbedaan pendapat dan pandangan di masyarakat, hendaknya tidak diperuncing dan dibesar-besarkan. Sebaliknya, kata dia, prinsip tabayyun harus senantiasa dikedepankan agar terhindar dari upaya pecah belah dan adu domba dari pihak yang tidak ingin Indonesia maju.

Upaya pecah belah itu, lanjut Khofifah, salah satunya dilakukan dengan menyebar fitnah, berita bohong, dan provokasi melalui berbagai kanal informasi. Semburan fitnah, kabar bohong, dan provokasi yang massif tersebut jika tidak disaring maka akan berbuntut pada konflik horisontal di tengah-tengah masyarakat.

“Kalau suasana Jawa Timur tidak aman dan kondusif maka akan merugikan seluruh pihak. Aktivitas ekonomi, pendidikan, pemerintahan, kesehatan, dan lain sebagainya juga ikut tersendat. Kalau seperti itu dapat menghambat kemajuan Jawa Timur . Ini yang harus kita pahami bersama,” ujarnya.

Khofifah mengatakan, Jawa Timur yang kini berusia 74 tahun harus menjadi contoh bagi daerah lain bagaimana cara merawat persatuan dan kesatuan bangsa. Jawa Timur, tambah Khofifah, juga harus menjadi contoh bagaimana modernisasi dan pembangunan berjalan serasi dengan akar kebudayaan masyarakat Jawa Timur yang penuh gotong royong, toleran, santun, dan agamis.

Baca Juga :  Bank BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan Program Pick Up Tabungan hingga Ditingkatkan Jadi Berani Mitra

Dalam upacara peringatan HUT Provinsi Jawa Timur ke-74 yang digelar di Gedung Negara Grahadi, hadir Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Pimpinan dan Anggota DPRD, Pimpinan Forkopimda, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, Pangkoarmada II, Kepala Perwakilan Negara Sahabat, Bupati/Walikota se-Jawa Timur, dan sejumlah tokoh agama, masyarakat, rektor, dan pimpinan parpol.

HUT Provinsi Jawa Timur ke-74 tahun ini mengambil tema “Semangat Nawa Bhakti Satya, Untuk Jawa Timur Maju dan Sejahtera”. Perayaan Hari Jadi ke-74 Provinsi Jawa Timur juga akan dimeriahkan melalui pesta dan hiburan rakyat yang akan diselenggarakan pada tanggal 13 Oktober di halaman Gedung Negara Grahadi di sepanjang Jalan Gubernur Suryo. Akan ada panggung hiburan, musisi ibu kota hingga sajian 20 ribu makanan yang bisa didapatkan secara gratis. (Fah/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

246 Desa di Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak 2027, Anggaran hingga Rp120 Juta per Desa
Warisan Budaya Islam Tetap Hidup, Bupati Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan Sumenep
Bupati Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Arah Pembangunan Sumenep
Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru
HAURA HT ke 57 Resmi Dibuka, Ketua Yayasan Minta Lulusan Jadikan Jejak Alumni Berprestasi sebagai Inspirasi
Disbudporapar Sumenep Cetak Generasi Nasionalis Lewat Lomba Mewarnai Sketsa Bung Karno
Semangat Muharram, DRT The Big Family Gelar Khitan Gratis untuk 200 Anak
4 Pejabat Eselon II Dilantik, Bupati Sumenep Minta Program Prioritas Segera Dieksekusi

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:53 WIB

246 Desa di Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak 2027, Anggaran hingga Rp120 Juta per Desa

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:40 WIB

Warisan Budaya Islam Tetap Hidup, Bupati Jadikan Pawai Muharram Agenda Tahunan Sumenep

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:32 WIB

Bupati Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Arah Pembangunan Sumenep

Senin, 29 Juni 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 12:41 WIB

HAURA HT ke 57 Resmi Dibuka, Ketua Yayasan Minta Lulusan Jadikan Jejak Alumni Berprestasi sebagai Inspirasi

Berita Terbaru