Home / Tak Berkategori

Semarak Grand Launching Hari Santri 2019 di Sumenep

- Redaksi

Minggu, 6 Oktober 2019 - 11:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

20 Grup Drumband turut memeriahkan Grand Launching hari santri 2019 yang digelar di Taman Adipura, Sumenep, Minggu, 06/10/2019. (Farin/SJ Foto)

20 Grup Drumband turut memeriahkan Grand Launching hari santri 2019 yang digelar di Taman Adipura, Sumenep, Minggu, 06/10/2019. (Farin/SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com– Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Sumenep dan Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar acara bertajuk Grand Launching Hari Santri Nasional 2019 didepan Taman Adipura, Kota Sumenep, Jawa Timur, Minggu, 06/10/2019.

Acara ini dihadiri Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Ketua PCNU Sumenep KH. Pandji Taufiq, Rais Syuriah PCNU Sumenep KH Taufiqurrahman FM, dan pejabat Forkopimda.

Grand launching peringatan Hari Santri dimeriahkan dengan empat kegiatan sekaligus, yakni festival kuliner, donor darah, parade drumband, dan lomba selfi. Acara dimulai dengan pembacaan shalawat yang dipimpin Pengasuh Ponpes Mathlabul Ulum, KH Tauqiqurrahman FM, diikuti seluruh peserta yang hadir.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PCNU Sumenep KH Pandji Taufiq, Rais Syuriah PCNU KH Taufiqurrahman FM, dan Wakil Bupati Achmad Fauzi membuka Grand Launching Hari Santri di Sumenep. (Farin/ SJ Foto)

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Sumenep, KH. Pandji Taufiq, meminta agar seluruh santri di Sumenep dapat menjadi pelopor dalam upaya mencerdaskan bangsa. Kaum santri juga harus berperan aktif dalam menjaga keutuhan negara.

Baca Juga :  Pelindo III Salurkan Dana PKBL

“Hari ini kita peringati kembali Hari Santri Nasional yang dilakukan oleh PCNU dan Pemkab Sumenep. Hari ini merupakan hari pengakuan negara terhadap peran serta kaum santri. Karena santri juga ikut berperan aktif dalam kemerdekaan Indonesia, santrilah yang pertama kali mengumandangkan ‘Indonesia Harga Mati’. Selain itu juga santri ikut serta menjadi pelopor dalam mencerdaskan bangsa melalui pembekalan ilmu mengaji dan juga ilmu sholat sejak adanya Islam tanpa pamrih,” kata KH. Pandji Taufiq.

Grand Launching Hari Santri di Sumenep juga diisi kegiatan sosial donor darah. (Farin/ SJ Foto)

Sementara itu Achmad Fauzi, Wakil Bupati Sumenep dalam sambutannya meminta agar santri di Sumenep terus berbuat untuk kemajuan bangsa. Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai hari santri, menurut Wabup Fauzi menjadi sebuah penghargaan yang sangat tinggi dari negara untuk santri.

“Kaum santri berhak bangga karena pemerintah telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai hari santri, bahkan kado terbaru untuk para santri baru-baru ini adalah disahkannya UU tentang Santri,” kata Acmad Fauzi.

Baca Juga :  Sasar Kaum Gen Z dan Milenial, KPU Dan PPK Lenteng Gelar Sosialisasi Di MA Sabilul Muttaqin
Festival kuliner yang digelar untuk memperingati Hari Santri tampak ramai didatangi warga. (Farin/ SJ Foto)

Wabup Fauzi optimis, kaum santri dan Pondok Pesantren di Sumenep bisa maju bersaing dalam segi apapun. “Pengakuan terhadap kaum santri tersebut jangan membuat kaum santri terlena dan berpuas diri. Karena tantangan lebih berat menanti dimasa mendatang yaitu memasuki revolusi 4.0. Maka santri harus menyiapkan diri dengan potensi dan daya saing teknologi kedepan. Dan para santri harus selalu mencari ilmu yang lebih baik kedepannya,” pungkas Wabup Fauzi.

Grand Launching Hari Santri di Sumenep dimeriahkan dengan penampilan 20 grup drumband yang datang dari berbagai wilayah di Sumenep. Usai acara, para peserta dan warga Sumenep yang hadir tampak mendatangi deretan stand kuliner yang menjajakan makanan tradisional Kabupaten Sumenep.(far/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu
Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Lepas Atlet POPDA Jatim XV 2026, Wabup Sumenep Pacu Semangat dan Sportivitas
Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI

Berita Terbaru