SPPG Talang Diduga Suap Jurnalis dengan ‘Uang Bensin’ Saat Usut Keracunan MBG

Rabu, 15 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CERAH: Mobil SPPG Talang saat akan mengantar MBG ke sekolah (Mufti Che - Seputar Jatim)

CERAH: Mobil SPPG Talang saat akan mengantar MBG ke sekolah (Mufti Che - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Kasus dugaan keracunan dalam Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus menyedot perhatian publik.

Insiden yang menimpa sejumlah siswa SDN Juluk II itu tak hanya menyisakan persoalan kesehatan, tetapi juga memunculkan dugaan adanya upaya intervensi terhadap independensi kerja jurnalistik.

Sejumlah siswa sebelumnya dilaporkan mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi MBG yang disuplai dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Talang, di bawah pengelolaan Yayasan Syita Ananta. Beberapa korban bahkan harus mendapatkan penanganan medis di puskesmas setempat.

Namun, di tengah upaya pengungkapan fakta, situasi di lapangan justru memunculkan kejanggalan. Jurnalis yang datang untuk melakukan konfirmasi tidak menemukan pihak penanggung jawab utama di lokasi.

Jurnalis Jatim Kita, Ahmad Syarif Hidayatullah, mengungkapkan bahwa dirinya bersama sejumlah awak media mendatangi dapur SPPG Talang guna meminta klarifikasi. Namun, kepala SPPG tidak berada di tempat.

“Awalnya kami hanya ingin mendapatkan keterangan secara terbuka. Tapi kepala SPPG tidak ada di lokasi, kami hanya ditemui oleh tenaga lain seperti ahli gizi, akuntan, dan tim keamanan,” ujarnya, Rabu (14/4/2026).

Baca Juga :  Kepsek SDN Juluk II Sulit Ditemui Media, Curiga Ada yang Ditutup-tutupi Soal Keracunan MBG

Kondisi semakin mencurigakan ketika, saat para jurnalis hendak meninggalkan lokasi, seorang asisten lapangan tiba-tiba muncul dan diduga menyodorkan sejumlah uang dengan dalih ‘uang bensin’.

“Sekitar pukul 09.30 WIB saat kami hendak pulang, asisten lapangan itu bergegas mengambil uang dan memberikannya kepada kami. Dia memaksa dengan alasan uang bensin, tapi langsung kami tolak,” ungkapnya.

Ia menilai tindakan tersebut bukan sekadar basa-basi, melainkan berpotensi sebagai upaya membungkam kerja jurnalistik yang tengah mengusut kasus sensitif.

“Kedatangan kami bukan untuk mencari uang, tapi mencari fakta. Ini menyangkut kepentingan anak-anak yang diduga menjadi korban keracunan. Tindakan seperti ini jelas mencederai independensi jurnalis,” tegasnya.

Ia juga menyoroti adanya perekaman saat momen pemberian uang berlangsung, yang dinilai semakin memperkuat indikasi tindakan tidak etis.

“Kami bersama rekan-rekan, termasuk dari media Seputar Jatim, kompak menolak. Bahkan tim akuntan dengan cepat merekam (memvideo) aksi pemberian uang itu,” imbuhnya.

Kasus ini kini berkembang menjadi sorotan serius. Tak hanya terkait kualitas dan keamanan makanan dalam program MBG, tetapi juga menyangkut transparansi pengelolaan SPPG serta dugaan upaya intervensi terhadap kebebasan pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Berita Terkait

Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru
Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air
Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk
Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Jatim dan TACB Kompak Desak Tambang Galian C Dihentikan Permanen
Kolaborasi TNI dan Ponpes Al-Islamiyah, Kemah HIMMAH ke-51 Cetak Santri Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin
Diduga Jadi Tempat Dugem, Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Minta Mr Ball Ditutup Permanen
Lakpesdam dan LPBH PCNU Sumenep Desak Pemkab Cabut Izin 5 Tempat Usaha yang Diduga Jadi THM 
Lewat Pekan Seni Madura X, Sanggar Lentera Ajak Generasi Muda Hidupkan Kembali Dunia Seni

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:32

Grup Hadrah Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole Curi Perhatian di Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Rubaru

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:18

Pengajian Akbar PP Al-Islamiyah Perkuat Sinergi Pesantren dan TNI Cetak Generasi Religius, Disiplin, dan Cinta Tanah Air

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:53

Sinergi TNI dan Damkar Padamkan Kebakaran Hebat di Guluk-Guluk

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:10

Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Jatim dan TACB Kompak Desak Tambang Galian C Dihentikan Permanen

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:29

Kolaborasi TNI dan Ponpes Al-Islamiyah, Kemah HIMMAH ke-51 Cetak Santri Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin

Berita Terbaru