Kepsek SDN Juluk II Sulit Ditemui Media, Curiga Ada yang Ditutup-tutupi Soal Keracunan MBG

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 21:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

CERAH: Pintu masuk SDN Juluk II, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep (Mufti Che - Seputar Jatim)

CERAH: Pintu masuk SDN Juluk II, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep (Mufti Che - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Kepala Sekolah SDN Juluk II, Mahelli, sulit ditemui saat dikonfirmasi media, meski upaya telah dilakukan dua kali dalam dua hari berbeda, terkait dugaan gangguan pencernaan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Talang Yayasan Syita Ananta, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pada kunjungan pertama pada Selasa (14/4), Kepala Sekolah tersebut tidak berada di sekolah. Ironisnya, koordinator MBG juga tidak bisa dimintai keterangan dengan alasan tengah mengajar di luar.

Situasi ini mencerminkan lemahnya kesiapan pihak sekolah dalam memberikan klarifikasi atas persoalan serius yang menyangkut kesehatan siswa.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi serupa kembali terjadi pada kunjungan kedua, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 09.05 WIB. Kepala sekolah kembali tidak berada di tempat, memunculkan kesan kuat adanya upaya menghindari tanggung jawab.

Tak hanya itu, suasana di lingkungan sekolah pun jauh dari kata sigap. Awak media mendapati seorang guru berada di dalam kelas namun terlihat sibuk bermain ponsel saat jam pelajaran berlangsung.

Lebih disayangkan, tidak ada respons komunikatif terhadap kehadiran jurnalis yang hendak melakukan konfirmasi.

Informasi justru datang dari seorang siswa yang dengan polos menyampaikan kondisi sebenarnya.

“Pak Mahelli belum datang masih pak. Bentar dulu saya nanya ke guru,” ujarnya, Rabu (14/4/2026).

Baca Juga :  Dinsos P3A Sumenep Perluas Satgas PPA ke Desa, Strategi Progresif Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak

Setelah dipastikan kepala sekolah tidak berada di lokasi, awak media meninggalkan sekolah.

Namun tak lama berselang, guru yang sebelumnya berada di dalam kelas tiba-tiba keluar dan terlihat melakukan panggilan telepon, memunculkan dugaan adanya koordinasi tertutup di balik situasi tersebut.

Sikap diam dan ketidakhadiran kepala sekolah dalam dua kali upaya konfirmasi ini patut dipertanyakan.

Sebagai pimpinan, Mahelli seharusnya berada di garis depan untuk memberikan klarifikasi, memastikan kondisi siswa, serta menjamin transparansi kepada publik, bukan justru menghilang tanpa penjelasan.

Kasus dugaan gangguan pencernaan akibat konsumsi MBG bukan persoalan sepele. Ini menyangkut keselamatan anak-anak yang seharusnya menjadi prioritas utama.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya integritas pribadi yang dipertaruhkan, tetapi juga kredibilitas institusi pendidikan yang dipimpinnya.

Pemerintah daerah dan dinas terkait didesak segera turun tangan, tidak sekadar menunggu klarifikasi yang tak kunjung muncul. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gapura Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Sebut Dugaan Sementara Bunuh Diri
Diduga Utamakan Pengisian Jerigen Pertalite Subsidi, SPBU Pakamban Dikeluhkan Pengendara
Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati
Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar
Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep
Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri
Terpilih Secara Aklamasi, H. Hariri Kembali Nahkodai KJS Sumenep
KPRI RSUDMA Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat 2026, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Warga Gapura Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Sebut Dugaan Sementara Bunuh Diri

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Diduga Utamakan Pengisian Jerigen Pertalite Subsidi, SPBU Pakamban Dikeluhkan Pengendara

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:32 WIB

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:15 WIB

Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep

Berita Terbaru

BERBAHAYA: Sejumlah pengendara melintas di lokasi ambruknya tiang listrik di ruas jalan setelah Jembatan Manyar menuju kawasan JIIPE, Gresik (Dok. Seputar Jatim)

Jawa Timur

10 Tiang Listrik Ambruk di Gresik, GM PLN UID Jatim Pilih Diam

Jumat, 7 Agu 2026 - 22:14 WIB