28 Ribu Rokok Ilegal Dimusnahkan, Pemkab Sumenep Tegaskan Sikap Tanpa Kompromi

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIBAKAR: Pemusnahan 28 Ribu Rokok Ilegal di Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

DIBAKAR: Pemusnahan 28 Ribu Rokok Ilegal di Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali menunjukkan sikap tegas tanpa kompromi terhadap peredaran rokok ilegal di wilayah setempat.

Dalam agenda resmi yang digelar di halaman Kantor Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur, sebanyak 28.392 batang rokok ilegal dimusnahkan sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam menegakkan hukum serta melindungi kepentingan publik.

Pemusnahan dilakukan oleh Satpol PP Sumenep bersama KPPBC TMP C Madura. Seluruh barang bukti tersebut merupakan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan yang telah memperoleh status peralihan sebagaimana diatur dalam Pasal 66 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2007 tentang Cukai.

Kegiatan ini turut disaksikan jajaran Forkopimda Sumenep, di antaranya Bupati Sumenep, perwakilan Bea Cukai Madura, Kepolisian, Kejaksaan, TNI, Denpom, Pengadilan Negeri, serta pimpinan OPD terkait.

Kolaborasi itu menunjukkan bahwa pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal bukan sebatas kegiatan seremonial, melainkan komitmen nyata menjaga ruang publik dari pelanggaran yang merugikan negara.

Kepala Satpol PP Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi menyampaikan, bahwa pemusnahan ini merupakan tindak lanjut dari operasi yustisi gabungan dalam Satgas Pemberantasan BKC Ilegal Tahun 2025.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Apresiasi Peran Guru di Momentum HGN 2025: Guru Hebat, Indonesia Kuat!

“Seluruh penindakan dilakukan berdasarkan bukti di lapangan dan amanah Pasal 34 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007. Temuan kami bersama Bea Cukai Madura mencakup rokok polos tanpa pita cukai hingga penggunaan pita cukai yang tidak sesuai ketentuan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa operasi satgas tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga sosialisasi pencegahan, peningkatan literasi masyarakat, serta penguatan kapasitas petugas dalam pengawasan peredaran rokok ilegal di Sumenep.

Dari total rokok ilegal yang dimusnahkan, terungkap bahwa potensi kerugian negara mencapai Rp25.819.277. Adapun barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari Sigaret Kretek Mesin (SKM), Sigaret Putih Mesin (SPM), dan Sigaret Kretek Tangan (SKT) dengan nilai total barang mencapai Rp42.384.720.

Angka tersebut menunjukkan bahwa peredaran rokok ilegal bukan hanya merugikan negara, namun juga menciptakan persaingan tidak sehat bagi pelaku usaha yang patuh aturan.

Satpol PP Sumenep mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam rantai distribusi rokok ilegal. Masyarakat diminta lebih waspada dan segera melaporkan jika mengetahui adanya pelanggaran terkait cukai.

“Kami berharap pemusnahan ini memberikan efek jera. Tidak boleh ada toleransi bagi pelaku yang merusak iklim usaha dan merugikan negara,” bebernya.

Ia menambahkan, bahwa cukai merupakan instrumen penting negara untuk menjaga keseimbangan fiskal, kesehatan, dan keamanan masyarakat. Karena itu, pemberantasan BKC ilegal harus melibatkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
MBG Ditemukan Asal-asalan, SPPG Legung Barat Akui Enam Sertifikat Wajib Belum Lengkap
SPPG Saronggi Klaim Sesuai SOP, Fakta Lapangan Justru MBG Tak Layak Dikonsumsi
Cuci Tangan di Tengah Polemik SPPG Rubaru, Pernyataan Anggota DPRD Sumenep Dinilai Lepas Tanggung Jawab
Menu Berjamur, Jawaban Kabur: Kepala SPPG Jambu Dinilai Gagal Jelaskan Standar Keamanan Pangan

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:13 WIB

MBG Ditemukan Asal-asalan, SPPG Legung Barat Akui Enam Sertifikat Wajib Belum Lengkap

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:05 WIB

SPPG Saronggi Klaim Sesuai SOP, Fakta Lapangan Justru MBG Tak Layak Dikonsumsi

Berita Terbaru