Usai Disuspend, SPPG Pakamban Laok 2 Mendadak akan Distribusikan MBG Saat Sekolah Libur

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERJALAN: Mobil SPPG Pakamban Laok 2 usai mendistribusikan MBG ke sekolah waktu lalu (Doc. Seputar Jatim)

BERJALAN: Mobil SPPG Pakamban Laok 2 usai mendistribusikan MBG ke sekolah waktu lalu (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pakamban Laok 2, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, secara tiba-tiba mengumumkan akan kembali mendistribusikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, 11 Maret 2026 besok, setelah satu pekan tidak ada penyaluran.

Pasalnya, sejumlah sekolah di wilayah tersebut diketahui sudah meliburkan kegiatan belajar, sehingga rencana distribusi MBG dinilai tidak tepat waktu dan dianggap terlalu mendadak serta minim koordinasi dengan pihak sekolah.

“Besok, katanya ada MBG, tapi sekolah sudah pada libur,” ujar salah satu pihak sekolah, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga :  Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Selama masa penghentian distribusi MBG dengan alasan evaluasi, pihaknya mengaku tidak mendapatkan informasi yang jelas dari SPPG Pakamban Laok 2 terkait kapan program tersebut akan kembali berjalan.

Sehingga minimnya keterbukaan informasi itu memicu banyak pertanyaan dari para wali murid yang sebelumnya mempertanyakan mengapa MBG tidak lagi dibagikan di sekolah.

“Selama seminggu tidak ada kejelasan dari pihak SPPG. Banyak wali murid bertanya ke kami kenapa MBG tidak dibagikan,” tandasnya.

Dengan situasi tersebut memunculkan kritik terhadap koordinasi SPPG Pakamban Laok 2 yang dinilai kurang matang dalam menjalankan program strategis Presiden RI tersebut.

Baca Juga :  SPPG Diduga Lakukan Pembungkaman, Satgas Sumenep Minta Guru dan Warga Berani Laporkan MBG Tak Layak

Diberitakan sebelumnya, SPPG Pakamban Laok 2 yang dikelola oleh Yayasan Bumi Asfan Abadi sempat disuspend oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Penghentian sementara itu dilakukan setelah muncul berbagai temuan yang diduga melanggar ketentuan dan standar yang telah ditetapkan oleh BGN dalam pelaksanaan program MBG. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul
Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi
SPPG Talang Diduga Suap Jurnalis dengan ‘Uang Bensin’ Saat Usut Keracunan MBG
Kepsek SDN Juluk II Sulit Ditemui Media, Curiga Ada yang Ditutup-tutupi Soal Keracunan MBG
SPPG Karangnangka Rubaru Raih Predikat Dapur Terbaik, Bukti Komitmen Jaga Kualitas MBG di Sumenep
Kerap Bermasalah hingga Sajikan MBG Berulat, Guru Desak Satgas Ajukan Penutupan SPPG Pakamban Laok 2 ke BGN
Camat Saronggi Ungkap MBG Basi dari SPPG Talang, Kepala Sekolah SDN Juluk II Sulit Dikonfirmasi
Konferensi Pers Gagal, Kapolda Jatim Pulang Diam-Diam, Kapolres Sumenep Diduga ‘PHP’ Jurnalis

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:48 WIB

Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul

Jumat, 17 April 2026 - 17:57 WIB

Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Kepsek SDN Juluk II Siap Tolak MBG Tak Layak Konsumsi

Rabu, 15 April 2026 - 23:27 WIB

SPPG Talang Diduga Suap Jurnalis dengan ‘Uang Bensin’ Saat Usut Keracunan MBG

Rabu, 15 April 2026 - 21:24 WIB

Kepsek SDN Juluk II Sulit Ditemui Media, Curiga Ada yang Ditutup-tutupi Soal Keracunan MBG

Rabu, 15 April 2026 - 19:13 WIB

SPPG Karangnangka Rubaru Raih Predikat Dapur Terbaik, Bukti Komitmen Jaga Kualitas MBG di Sumenep

Berita Terbaru

GAGAH: Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep, Ari Widjajanto, saat diwawancarai di ruangannya (SandiGT - Seputar Jatim)

Peristiwa

Sumenep Hadapi Fase Pancaroba, Ancaman Kekeringan Mulai Muncul

Senin, 20 Apr 2026 - 17:48 WIB