600 Ribu Rekening Penerima Bansos Diduga Bermasalah, Ada yang Digunakan Transaksi Judi Online

- Redaksi

Selasa, 16 September 2025 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SC: Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (Foto Istimewa)

SC: Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (Foto Istimewa)

NASIONAL, Seputar Jatim – Sekitar 600 ribu rekening penerima bantuan sosial (bansos) yang diduga bermasalah.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memaparkan, bahwa dari ratusan ribu rekening tersebut, ada yang terindikasi menyalahgunakan bantuan.

Bahkan, salah satunya kata dia, ada yang digunakan untuk transaksi judi online.

Meski begitu, banyak juga kasus yang muncul akibat kekeliruan administratif atau penyalahgunaan data oleh pihak lain.

“Sebagian ada yang benar-benar menyalahgunakan, tapi ada juga yang hanya dimanfaatkan datanya,” katanya, saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Baca Juga :  Peringati Maulid Nabi Muhammad, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Tingkatkan Spiritualitas, Sosial, dan Kebersamaan

Oleh karena itu, kami beri kesempatan untuk melakukan pemutakhiran data,” sambungnya.

Menurutnya, bahwa langkah ini tidak semata-mata berfokus pada sanksi, melainkan untuk memastikan bansos tetap sampai kepada mereka yang layak, khususnya keluarga miskin dan rentan yang kehidupannya bergantung pada dukungan pemerintah.

“Kalau mereka tidak dapat bantuan, hidupnya akan makin susah. Karena itu kami buka kesempatan verifikasi. Jika terbukti memenuhi kriteria, tentu tetap berhak menerima bansos,” ujarnya.

Saat ini, Kementerian Sosial menggandeng otoritas keuangan, pemerintah daerah, hingga aparat desa untuk mengawal proses verifikasi ulang tersebut.

Selain itu, lanjut ia menjelaskan, bahwa pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) juga dilibatkan agar pemeriksaan berjalan transparan serta sesuai aturan.

Lebih lanjut Gus Ipul menegaskan bahwa verifikasi ini akan dilakukan sepanjang triwulan ketiga tahun ini, dan hasilnya akan menentukan siapa saja yang berhak tetap menerima bansos pada triwulan berikutnya.

“Setelah verifikasi selesai, mereka yang memenuhi kriteria bisa menerima bansos lagi. Tentu pengawasan akan terus kami lakukan,” tegasnya.

Baca Juga :  Geledah Ditjen PHU Kemenag, KPK Temukan Dokumen Penting Ditandatangani Gus Yaqut Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Untuk diketahui Slsebelumnya, Kemensos menemukan 600 ribu rekening dengan indikasi kejanggalan.

Temuan ini bermula dari laporan PPATK terkait adanya dugaan transaksi mencurigakan, termasuk praktik judi online.

Dari total tersebut, pada Agustus lalu Kemensos sudah menghapus sekitar 228 ribu rekening dari daftar penerima bansos.

Sementara lebih dari 375 ribu rekening lainnya saat ini masih dalam proses pemeriksaan. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW
BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL
Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025
Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026
Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih
SPPG Bermasalah Diancam Ditutup Total, Pemerintah Tak Ingin Program MBG Dikelola Asal-asalan
Rakernas III Resmi Ditutup, IWO Mantapkan Peran sebagai Penjaga Moral Informasi Bangsa di Era Digital
PP IWO Minta Media Online Tetap Berpegang Teguh pada Prinsip Kode Etik Jurnalistik di Tengah Arus Disrupsi Digital

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:06 WIB

Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW

Rabu, 18 Februari 2026 - 02:06 WIB

Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:32 WIB

Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:08 WIB

Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:43 WIB

SPPG Bermasalah Diancam Ditutup Total, Pemerintah Tak Ingin Program MBG Dikelola Asal-asalan

Berita Terbaru