Dinkes Sumenep Imbau Masyarakat Tak Panik Terhadap Virus HMPV, Ini Cara Cegahnya

- Redaksi

Jumat, 10 Januari 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERSENYUM: Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, Achmad Syamsuri (Doc. Seputar Jatim)

TERSENYUM: Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, Achmad Syamsuri (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengimbau masyarakat untuk tidak panik terhadap adanya virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang mulai menjadi perhatian.

Meski virus tersebut dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, namun HMPV bukanlah ancaman baru dan sebagian besar kasus dapat ditangani dengan perawatan sederhana.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, Achmad Syamsuri mengatakan, bahwa virus HMPV telah lama dikenal oleh dunia medis dan memiliki pola infeksi yang mirip dengan virus pernapasan lainnya seperti flu dan RSV.

Baca Juga :  Camat Nonggunong Sumenep Diduga Jadi Penyebab Desa Talaga Tak Dapat Bantuan CSR HCML: Kok Bisa Pak Camat Bersikap Seperti Itu!

“HMPV seringkali menyebabkan gejala ringan hingga sedang, seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas ringan,” ujarnya, Jumat (10/1/2025)

Namun, lanjut dia, pada kelompok rentan seperti balita, lansia, dan penderita penyakit kronis, gejalanya dapat lebih berat, sehingga perlu perhatian khusus, jika terkena gejala seperti itu maka segeralah datang ke Puskesmas setempat.

Ia mengimbau masyarakat untuk menjalankan langkah pencegahan sederhana guna menekan penyebaran virus.

“Untuk langkah pencegahan awal yaitu, Cuci Tangan secara teratur, gunakan masker, hindari kontak langsung dengan orang sakit, jaga kebersihan lingkungan, konsumsi makanan bergizi,” jelasnya.

Lanjut ia menyampaikan, sedangkan gejala yang perlu diwaspadai, seperti kesulitan bernapas, demam tinggi yang tidak kunjung turun, atau penurunan kesadaran. Jika gejala tersebut muncul, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan.

“Kami meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada berita yang tidak jelas sumbernya. HMPV bukanlah virus baru, dan dengan upaya pencegahan yang baik, penyebarannya bisa diminimalkan,” tegasnya.

Dengan kerjasama dan kesadaran masyarakat, Dinkes optimis bahwa situasi ini dapat terkendali tanpa menyebabkan keresahan berlebihan.

“Kesehatan bersama adalah tanggung jawab kita semua,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Henti Berbenah, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Mantapkan Diri sebagai Rumah Sakit Rujukan Humanis
RS BHC Sumenep Resmi Layani BPJS Kesehatan, Hadirkan Pojok Mobile JKN untuk Permudah Administrasi Pasien
Modernisasi Layanan dan SDM, RSUD Moh Anwar Sumenep Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan Andal
RSUD Moh. Anwar Sumenep Dipercaya Jadi Pusat Medical Check Up Pejabat Daerah
Kasus Super Flu Masih Nol di Sumenep, Dinkes P2KB Perketat Pengawasan
Hadapi Musim Pancaroba, Dinkes P2KB Sumenep Gencar Lakukan Edukasi Cegah DBD
5 Inovasi Unggulan RSUD Moh Anwar Sumenep, Hadirkan Layanan Berkualitas dan Modern kepada Masyarakat
Tak Perlu ke Surabaya, RSUD Moh Anwar Sumenep Sediakan Layanan Subspesialis Bedah Digestif dan Spesialis Urologi 

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:21 WIB

Tak Henti Berbenah, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Mantapkan Diri sebagai Rumah Sakit Rujukan Humanis

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:12 WIB

RS BHC Sumenep Resmi Layani BPJS Kesehatan, Hadirkan Pojok Mobile JKN untuk Permudah Administrasi Pasien

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:57 WIB

Modernisasi Layanan dan SDM, RSUD Moh Anwar Sumenep Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan Andal

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:59 WIB

RSUD Moh. Anwar Sumenep Dipercaya Jadi Pusat Medical Check Up Pejabat Daerah

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:14 WIB

Kasus Super Flu Masih Nol di Sumenep, Dinkes P2KB Perketat Pengawasan

Berita Terbaru