Jelang Bulan Ramadhan 2025, Harga Cabai di Pasar Anom Sumenep Naik

- Redaksi

Jumat, 28 Februari 2025 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAMAI: Suasana pasar Anom Sumenep, menjelang Bulan Ramadhan 2025 (SandiGT - Seputar Jatim)

RAMAI: Suasana pasar Anom Sumenep, menjelang Bulan Ramadhan 2025 (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Harga cabai di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali naik.

“Saat ini harga cabe besar 48.000 ribu sedangkan cabe rawit 80.000 ribu, ini jadi hal biasa untuk moment tertentu,” ujar Penjual Cabai, Rahman, di Pasar Anom Sumenep, Jumat (28/2/2025).

Sedangkan, pihaknya dituntut untuk menjaga keseimbangan pasar dengan tidak melakukan spekulasi harga maupun penimbunan barang.

“Kami tetap mengikuti aturan pemerintah yang ada, demi kenyamanan antar sesama pedagang lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Semangat Ikuti Retret Akmil di Magelang, Siap Berorientasi pada Pelayanan Publik

Diberitakan sebelumnya, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Sumenep, memberikan imbauan kepada pedagang untuk tidak menimbun bahan pokok menjelang Bulan Ramadhan 1446 Hijriyah.

Hal itu, menjadi perhatian serius bagi dinas terkait untuk terus melakukan pengawasan secara rutin, sekaligus sebagai bentuk peringatan karena saat Ramadhan ada beberapa komoditas bahan pokok yang rawan ditimbun.

“Penimbunan bahan pokok dapat menyebabkan kelangkaan barang dan mengganggu harga yang tidak terkendali,” pungkas Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep, Moh. Ramli. (Sand/EM)

*

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sate Madura Cak Ardi, Potret UMKM Sukses Naik Kelas di Malang Lewat Transformasi Digital
Air Mineral ‘Eatore’ Resmi Diluncurkan, IKAMA dan Pesantren Mathali’ul Anwar Dorong Kemandirian Ekonomi
BPRS Bhakti Sumekar Permudah Akses Layanan, Fitur Pencarian ATM dan Kantor Cabang Kini Hadir di Aplikasi BBS Mobile
PT ESM Pamekasan Kirim 20 Juta Rokok ke Filipina, Babak Baru Kebangkitan Industri Tembakau Madura
UMKM Jadi Penopang Utama Ekonomi Sumenep, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja Lokal
UMKM Sumenep Serap Separuh Tenaga Kerja, Pemkab Dorong Legalitas dan Digitalisasi Usaha
BPRS Bhakti Sumekar Teguhkan Komitmen Bangun Ekonomi Syariah di Momentum Hari Jadi Sumenep Ke 756
Panen Raya MT-3 di Bunpenang, Jadi Bukti Transformasi Pertanian Sumenep Menuju Kemandirian Pangan

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:36 WIB

Sate Madura Cak Ardi, Potret UMKM Sukses Naik Kelas di Malang Lewat Transformasi Digital

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:38 WIB

Air Mineral ‘Eatore’ Resmi Diluncurkan, IKAMA dan Pesantren Mathali’ul Anwar Dorong Kemandirian Ekonomi

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:21 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Permudah Akses Layanan, Fitur Pencarian ATM dan Kantor Cabang Kini Hadir di Aplikasi BBS Mobile

Jumat, 28 November 2025 - 01:18 WIB

PT ESM Pamekasan Kirim 20 Juta Rokok ke Filipina, Babak Baru Kebangkitan Industri Tembakau Madura

Kamis, 6 November 2025 - 23:54 WIB

UMKM Jadi Penopang Utama Ekonomi Sumenep, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja Lokal

Berita Terbaru

ILUSTRASI: Menu MBG basi yang hampir dikonsumsi oleh siswa di sekolah (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

Ayam Basi dalam Menu MBG, SPPG Marengan Daya Tuai Kecaman

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:34 WIB

ILUSTRASI: Beberapa siswa membuang menu MBG karena tidak enak (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Berakhir Dibuang, Wali Murid Nilai SPPG Saronggi Gagal

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:09 WIB

ILUSTRASI : Kepala SPPG Saronggi memilih bungkam saat ada MBG  yang bau (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:20 WIB