Masyarakat Antusias Serbu Pasar Murah di Sumenep

- Redaksi

Kamis, 13 Maret 2025 - 11:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BAHAGIA: Ibu Sri, diwawancari media usai belanja pasar murah di Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

BAHAGIA: Ibu Sri, diwawancari media usai belanja pasar murah di Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menggelar operasi pasar di sebelah timur taman potre koning.

Warga pun menyambut baik inisiatif ini Salah satu pengunjung, Sri, mengaku bahwa operasi pasar sangat membantu, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Harga-harga di pasar sedang naik, jadi operasi pasar ini sangat meringankan beban kami, meskipun hanya selisih dua atau tiga ribu dengan harga biasanya,” katanya. Kamis (13/3/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan adanya operasi pasar ini, kami berharap harga bahan pokok tetap terkendali dan masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa khawatir akan kenaikan harga yang drastis,” tambahnya.

Baca Juga :  Bakesbangpol Sumenep Bakal Lakukan Survei IHal 2025 untuk Ukur Keharmonisan Sosial di Tengah Keberagaman

Sementara itu, Kepala Badan Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sumenep, Dadang Dedi Iskandar menyampaikan, antusiasme masyarakat sangat tinggi, karena sebagian harga pokok di pasar naik.

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias, karena masyarakat juga membutuhkan harga yang lebih murah. Apalagi saat ini bulan Ramadhan pastinya kebutuhan-kebutuhan dapur sangat banyak daripada hari-hari biasanya,” jelasnya.

Ia menegaskan, jika harga kebutuhan pokok dibiarkan naik tanpa intervensi, daya beli masyarakat akan menurun dan berimbas pada perekonomian daerah secara keseluruhan.

“Maka operasi pasar adalah salah satu cara efektif untuk menjaga keseimbangan antara permintaan dan ketersediaan barang,” imbuhnya.

Terpisah, Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo menyatakan, bahwa operasi pasar ini tidak hanya bertujuan untuk menekan lonjakan harga, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap daya beli masyarakat.

“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa terbebani kenaikan harga yang tidak terkendali,” tukasnya.

Baca Juga :  Diduga Tak Punya Dokumen Analisis, Lokasi Mie Gacoan di Sumenep Berpotensi Kemacetan

Dengan begitu, Pemkab Sumenep mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying agar ketersediaan barang tetap terjaga selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dorong Pedagang Pasar Lebih Berkembang, BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Berani Mekar
Bawa Nama Sumenep ke Tingkat Nasional, BPRS Bhakti Sumekar Raih Penghargaan Infobank Sharia Award 2026
Dari Keramaian ke Peluang Usaha, BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Dukungan untuk Ekonomi Lokal
Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa
Pembelian Perdana Dibuka, Harga Tembakau di Haswal Group Capai Rp70 Ribu
H. Mu’min Target Serap 1.000 Ton Tembakau Madura, Harga Tembus Rp72 Ribu per Kilogram
HUT ke-81 RI, BPRS Bhakti Sumekar Bangun Kekompakan Karyawan Lewat JJS
Ketua PPR Sumenep Ajak Pengusaha Rokok Serap Tembakau Petani Lokal

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Dorong Pedagang Pasar Lebih Berkembang, BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Berani Mekar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Bawa Nama Sumenep ke Tingkat Nasional, BPRS Bhakti Sumekar Raih Penghargaan Infobank Sharia Award 2026

Senin, 14 September 2026 - 09:14 WIB

Dari Keramaian ke Peluang Usaha, BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Dukungan untuk Ekonomi Lokal

Kamis, 10 September 2026 - 09:03 WIB

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Pembelian Perdana Dibuka, Harga Tembakau di Haswal Group Capai Rp70 Ribu

Berita Terbaru