DKPP Sumenep Gelar GPM Guna Stabilisasi Harga di Tengah Kenaikan Sejumlah Komoditas

- Redaksi

Kamis, 13 Maret 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CERAH : Pasar murah yang digelar DKPP Sumenep di serbu masyarakat (SandiGT - Seputar Jatim)

CERAH : Pasar murah yang digelar DKPP Sumenep di serbu masyarakat (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sebelah timur Taman Potre Koning.

Pasara murah ini digelar untuk stabilisasi harga pangan dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya di Bulan Ramadhan.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid menyampaikan, bahwa GPM ini untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berupaya memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang wajar, terutama di tengah meningkatnya permintaan saat ini,” ujarnya, Kamis (13/3/2025).

Baca Juga :  Bakesbangpol Sumenep Bakal Lakukan Survei IHal 2025 untuk Ukur Keharmonisan Sosial di Tengah Keberagaman

Ia pun memahami bahwa masyarakat tengah menghadapi kenaikan harga bahan pokok yang cukup signifikan.

Oleh karena itu, sejumlah komoditas seperti gula pasir, sayur, daging ayam, dan telur dalam kegiatan ini dijual dengan harga lebih murah dibandingkan di pasar.

“Kegiatan ini dilakukan juga sebagai respons atas kenaikan harga sejumlah komoditas, seperti beras, cabai, dan telur, yang dipicu oleh faktor cuaca dan distribusi,” jelasnya.

Namun, kata dia, program ini bukan untuk menyaingi pedagang di pasar tradisional, melainkan untuk memberikan solusi jangka pendek saat harga sedang melonjak.

Selain itu, lanjut dia menyampaikan, pemerintah juga sedang mengkaji strategi jangka panjang dengan memperkuat sektor pertanian lokal, mendorong efisiensi rantai distribusi, serta meningkatkan stok cadangan pangan agar gejolak harga dapat diminimalisir di masa mendatang.

“Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses pangan dengan harga terjangkau, sementara pemerintah terus berupaya menjaga kestabilan harga demi kesejahteraan,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu warga Sumenep, Fatma, saat ditemuai media ini mengungkapkan, bahwa harga yang ditawarkan dalam GPM sangat membantu di tengah kenaikan harga di pasar tradisional.

“Saya bisa mendapatkan daging dan gula pasir dengan harga lebih murah dibanding di pasar tradisional. Program seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kecil seperti kami,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT ESM Pamekasan Kirim 20 Juta Rokok ke Filipina, Babak Baru Kebangkitan Industri Tembakau Madura
UMKM Jadi Penopang Utama Ekonomi Sumenep, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja Lokal
UMKM Sumenep Serap Separuh Tenaga Kerja, Pemkab Dorong Legalitas dan Digitalisasi Usaha
BPRS Bhakti Sumekar Teguhkan Komitmen Bangun Ekonomi Syariah di Momentum Hari Jadi Sumenep Ke 756
Panen Raya MT-3 di Bunpenang, Jadi Bukti Transformasi Pertanian Sumenep Menuju Kemandirian Pangan
Tembakau Sumenep Melonjak di 2024, Lahan Menyusut di 2025
Demi Perkuat Layanan Digital, BPRS Bhakti Sumekar Resmi Jalin Kerjasama dengan Bank Muamalat Indonesia
Melalui Bazar UMKM dan Pasar Murah, BPRS Bhakti Sumekar Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Jumat, 28 November 2025 - 01:18 WIB

PT ESM Pamekasan Kirim 20 Juta Rokok ke Filipina, Babak Baru Kebangkitan Industri Tembakau Madura

Kamis, 6 November 2025 - 23:54 WIB

UMKM Jadi Penopang Utama Ekonomi Sumenep, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja Lokal

Senin, 3 November 2025 - 22:55 WIB

UMKM Sumenep Serap Separuh Tenaga Kerja, Pemkab Dorong Legalitas dan Digitalisasi Usaha

Jumat, 31 Oktober 2025 - 17:39 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Teguhkan Komitmen Bangun Ekonomi Syariah di Momentum Hari Jadi Sumenep Ke 756

Selasa, 28 Oktober 2025 - 17:46 WIB

Panen Raya MT-3 di Bunpenang, Jadi Bukti Transformasi Pertanian Sumenep Menuju Kemandirian Pangan

Berita Terbaru