Cegah Banjir, Dinas PUTR Sumenep Bakal Lakukan Pengerukan Dua Sungai dengan Anggaran Rp1,6 Miliar

- Redaksi

Rabu, 9 April 2025 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENJELASKAN: Kepala Dinas PUTR Sumenep, Ery Susanto, saat berada di ruang kerjanya (Foto Istimewa)

MENJELASKAN: Kepala Dinas PUTR Sumenep, Ery Susanto, saat berada di ruang kerjanya (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berencana melakukan pengerukan di dua titik sungai yang kerap menyebabkan banjir di wilayah perkotaan.

“Ada dua titik yang akan kami keruk, yakni Sungai Kalianjuk yang berada di Dusun Barat Sungai, Desa Patean, Kecamatan Batuan, serta Kalimarengan yang terletak di Desa Pabian, Kecamatan Kota,” kata Kepala Dinas PUTR Sumenep, Ery Susanto. Rabu (9/4/2025).

Kedua lokasi tersebut, lanjut dia, menjadi titik rawan banjir setiap kali musim hujan tiba. Tingginya volume endapan lumpur (sedimen) di aliran sungai menyebabkan air meluap dan menggenangi wilayah sekitarnya.

Baca Juga :  Kasus TBC Jadi Perhatian Serius, Dinkes Sumenep Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Pola Hidup Sehat

“Di tahun 2013, Kalimarengan sempat kami keruk dan hasilnya cukup signifikan dalam mengurangi banjir di kawasan tersebut,” jelasnya.

Namun, kata dia, sekarang sedimen kembali menumpuk akibat perilaku warga yang masih membuang sampah ke sungai.

Lanjut ia menegaskan, untuk Sungai Kalianjuk, pengerukan terakhir dilakukan sekitar tahun 2015 atau 2016. Kini, karena endapan kembali menumpuk cukup tinggi, pengerukan lanjutan dijadwalkan dilakukan tahun ini.

“Meskipun sungai-sungai tersebut berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pihaknya tetap berinisiatif mengajukan permohonan secara resmi agar dilakukan normalisasi,” tegasnya.

“Kami sudah kirim surat ke provinsi agar dilakukan pengerukan di Sungai Kalianjuk, Kalimarengan, dan juga di sekitar saluran pembuangan arah timur dari pompa milik PT Garam,” terangnya.

Dengan upaya ini, ia berharap genangan air yang kerap terjadi di beberapa titik di Kota Sumenep bisa diminimalisir.

Terlebih, aliran air di Sungai Kalianjuk, yang menjadi jalur utama pembuangan dari beberapa daerah hulu seperti Ambunten, Guluk-Guluk, Ganding, hingga Lenteng.

Baca Juga :  Kapolda Jatim Kunjungi Terminal Arya Wiraraja Sumenep, Pastikan Arus Balik Lancar dan Aman

“Kadang di Sumenep tidak hujan, tapi karena hujan turun di daerah hulu, Sungai Kalianjuk dan Kalisarokah bisa meluap,” tukasnya.

Untuk diketahui, total anggaran yang disiapkan untuk proyek normalisasi di dua lokasi tersebut mencapai Rp1,6 miliar, dan pengerjaannya ditargetkan mulai pada bulan Mei atau Juni 2025 mendatang. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras
Pasca Penahanan Kades Pragaan Daya, Aktivis Ingatkan Bahaya Program Fiktif dan Kelalaian Administrasi
Harlah ke-92 PAC GP Ansor Pragaan, Perkuat Peran Pemuda dan Program Berdampak
Disbudporapar Sumenep Tertibkan Usaha Hiburan, Pariwisata Didorong Lebih Profesional

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WIB

Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Senin, 27 April 2026 - 13:07 WIB

2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan

Sabtu, 25 April 2026 - 13:17 WIB

Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras

Berita Terbaru