DKPP Sumenep Gelar Gerakan Tanam Padi, Bupati Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dalam Wujudkan Ketahanan Pangan Daerah

- Redaksi

Kamis, 8 Mei 2025 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENANAM: Kepala DKPP dan Bupati Sumenep saat melakukan gerakan tanam padi di Desa Poreh Kecamatan Lenteng (SandGT - Seputar Jatim)

MENANAM: Kepala DKPP dan Bupati Sumenep saat melakukan gerakan tanam padi di Desa Poreh Kecamatan Lenteng (SandGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar gerakan tanam padi di Desa Poreh, Kecamatan Lenteng.

Gerakan tersebut merupakan langkah panjang DKPP Sumenep untuk menjawab tantangan ketahanan pangan sehingga mengambil langkah strategis.

“Kita melakukan gerakan tanam padi upaya untuk menjaga kedaulatan pangan, demi masa panjang masyarakat khususnya para petani Sumenep,” kata Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid. Kamis (8/5/2025).

Lanjut ia menyampaikan, bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal produksi, tapi juga soal distribusi, akses, dan keadilan pasar yang harus stabil dan mampu mensejahterakan masyarakat.

Baca Juga :  Aktivis Minta Penegak Hukum Selidiki Lembaga PKBM Putra Bangsa Sumenep, Diduga Jadi Sarang Korupsi

“Insyaallah kami pastikan hasil tanam pasti bagus, dan ketersediaan pupuk memadai. Begitu pula ketersediaan air dan harga tetap stabil di atas,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menuturkan, bahwa ketahanan pangan menjadi tanggungjawab bersama selalu Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Saya mengajak seluruh petani untuk memanfaatkan teknologi pertanian dan menjaga kesinambungan produksi,” tegasnya.

Ketahanan pangan adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas daerah khususnya Sumenep sendiri. Tanpa pangan yang cukup dan berkualitas, sektor lain pun akan terganggu.

“Oleh karena itu, melalui gerakan ini saya ingin mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para petani, penyuluh, dan perangkat daerah, untuk kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum
Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan
Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung
Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:25 WIB

Diduga Cemarkan Profesi Wartawan, Akun TikTok Juan Kurniawan Bakal Diproses Hukum

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:28 WIB

Aksi Segel Kantor Berakhir, Pegadaian Pamekasan Siap Kembalikan Hak 47 Korban Lewat Mediasi Pengadilan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dari Kursi Terdakwa ke Kursi Pejabat, Putusan Kasasi MA Kasus Indra Wahyudi Masih Menggantung

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Berita Terbaru