Lahan Pertanian di Sumenep Terendam Banjir, DKPP Bakal Lakukan Pendataan

- Redaksi

Rabu, 14 Mei 2025 - 10:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

CERAH: Lahan pertanian di Desa Patean, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep terendam banjir (SandiGT - Seputar Jatim)

CERAH: Lahan pertanian di Desa Patean, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep terendam banjir (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Lahan pertanian di di Desa Patean, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terendam banjir akibat curah hujan tinggi dan luapan tiga sungai.

“Lahan pertanian saat ini sedang terendam banjir akibat hujan deras kemarin, sehingga ada tiga sungai jebol,” ujar Warga Patean, Yono, Rabu (14/5/2025).

Menururnya, mulai tadi malam sekira jam 08.00 WIB, air mulai naik sehingga bibit padi siap tanam hilang ikut arus semua.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Tambang Galian C Ilegal Diduga Jadi Biang Kerok Banjir di Sumenep, Puluhan Rumah Warga Terendam

“Ada yang sudah ditanami padi ada yang masih menanam bibit, perkiraan 60 hektar ke barat terendam banjir semua,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, pihaknya masih mau melakukan pendataan ulang sesuai kondisi di lapangan.

“Menurut laporan tadi malam masih ada 6 hektar yang terendam banjir, dan ada bibit padi usia satu minggu sudah ditanam itu terkena banjir,” tandasnya.

“Hari ini kami akan melakukan pendataan di tiga Kecamatan, yaitu Batuan, Lenteng, dan Saronggi,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Berita Terbaru