Erliyati Dikabarkan Mundur dari Jabatan Dirut RSUDMA, Ketua IWO: Sungguh Kehilangan Sosok Figur Baik di Sumenep

- Redaksi

Minggu, 27 Juli 2025 - 18:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

PAKAI BATIK: Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati, saat berada di ruang kerjanya (Doc. Seputar Jatim)

PAKAI BATIK: Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati, saat berada di ruang kerjanya (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Direktur Utama (Dirut) RSUD dr. H. Moh. Anwar, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Erliyati, dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya yang telah diemban sejak April 2019 lalu.

Informasi pengunduran diri tersebut mulai tersiar pada Sabtu (26/7) kemari, dan langsung mengejutkan banyak kalangan, terutama para tenaga kesehatan dan masyarakat Sumenep yang selama ini menyaksikan transformasi besar di tubuh RSUD di bawah kepemimpinannya.

“Saya pamit. Saya lelah,” ujar Erliyati, seperti dikutip dari sejumlah sumber internal, Minggu (27/7/2025)

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Erliyati dikenal sebagai tokoh penting dalam mengangkat derajat RSUD Sumenep, dari tipe C menjadi tipe B, sebuah capaian monumental yang diresmikan pada Februari 2025.

Selama masa kepemimpinannya, rumah sakit plat merah ini berhasil menyabet berbagai penghargaan nasional. Salah satunya adalah Bintang Tiga Transformasi Digital dari BPJS Kesehatan RI.

Baca Juga :  Diterpa Isu dan Tekanan, Direktur RSUDMA Erliyati Tampil sebagai Simbol Keteguhan di Mata Jurnalis Senior

Berbagai terobosan telah ditorehkannya, mulai dari digitalisasi layanan, penambahan dokter spesialis KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, Uro-Nefrologi), hingga penerapan teknologi medis non-invasif seperti Radio Frequency Ablation (RFA).

Dalam aspek sosial, Erliyati juga menghadirkan layanan “La Sehat”, sebuah inovasi transportasi gratis untuk pasien pulang rawat inap.

Ia juga dikenal luas dengan pendekatan humanisnya dalam memimpin rumah sakit yang selama ini identik dengan birokrasi yang kaku.

Meski telah menyampaikan niat mundur secara lisan, hingga kini belum ada pernyataan resmi tertulis maupun penjelasan detail mengenai alasan mundurnya.

Beberapa spekulasi mencuat. Salah satunya menyebut keputusan itu berkaitan dengan dinamika internal rumah sakit, termasuk polemik rekrutmen tenaga kontrak melalui skema Ikatan Kerja Sama (IKS), meski prosesnya dilakukan secara terbuka dan sesuai regulasi.

Namun, kata salah satu orang terdekat Erliyati mengungkap, bahwa keputusan itu lebih karena faktor kelelahan mental dan emosional setelah bertahun-tahun berjuang membenahi RSUD.

“Beliau ingin mencari ladang pengabdian yang lebih menenangkan. Amal jariyah di tempat yang berbeda,” ungkap seorang rekan sejawatnya.

Kabar pengunduran diri Erliyati memicu reaksi luas di media sosial. Banyak warganet menyampaikan apresiasi serta harapan agar dr. Erliyati tetap berkontribusi dalam dunia pelayanan publik.

“RSUD ini milik masyarakat, bukan milik direktur. Saya hanya menjaga agar rumah sakit ini tetap melayani dengan tulus,” demikian salah satu kutipan dr. Erliyati yang viral di berbagai platform.

Tak sedikit pula yang menyebut dr. Erliyati sebagai figur “ibu rumah sakit” karena kesederhanaan dan totalitasnya selama menjabat.

“Beliau bukan hanya direktur, tapi sosok yang membesarkan rumah sakit ini dengan hati,” tulis seorang netizen dalam grup WhatsApp komunitas kesehatan Sumenep.

Beberapa pegawai RSUD juga menyatakan keprihatinan dan merasa kehilangan atas keputusan mendadak tersebut.

Dari kabar pengunduran diri Erliyati memantik perhatian penuh dari Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep, Imam Mustain R, yang juga turut menanggapi Kabar mundurnya dr. Erliyati.

Ia menyebut, Erliyati merupakan sosok pemimpin perempuan yang mampu membuktikan kinerja dengan rekam jejak yang jelas.

“dr. Erliyati bukan hanya mengelola rumah sakit, tapi meletakkan nilai-nilai kemanusiaan dalam sistem layanan kesehatan. Di mata wartawan, beliau ibarat lilin: menerangi banyak hal di tengah tekanan,” ungkap Imam Kachonk panggilan akrabnya.

Ia juga menilai keputusan mundur tersebut sangat disayangkan, terlebih dalam momentum RSUD Sumenep sedang mengalami kemajuan.

“Figur seperti beliau langka. Tegas, transparan, dan tidak alergi kritik. Ini sungguh kehilangan sosok figur yang baik di Sumenep, jika kabar tersebut benar,” pungkasnya.

Baca Juga :  Dapur Mandiri Pesantren Jadi Titik Awal Program MBG di Sumenep

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo belum memberikan tanggapan resmi. Menurut informasi dari stafnya, Bupati saat ini tengah berada di luar kota. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:01 WIB

Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Berita Terbaru