Penampilan Sumenep Curi Perhatian Publik di Ajang WACI JFC 2025

- Redaksi

Minggu, 10 Agustus 2025 - 12:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MEWAH: Kabupaten Sumenep saat tampil di Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI) (Doc. Seputar Jatim)

MEWAH: Kabupaten Sumenep saat tampil di Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI) (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Perwakilan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sukses mencuri perhatian publik pada ajang Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI) yang menjadi bagian dari rangkaian Jember Fashion Carnaval (JFC) 2025.

Dengan mengusung tema “The Soul of Madura, Ngopeni Songenep”, tim Sumenep menampilkan sajian seni-budaya yang memikat dan sarat makna.

Kehadiran tim Sumenep di karnaval berskala nasional ini seolah menjadi jendela yang membuka kekayaan khazanah budaya Madura kepada dunia.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panggung WACI menjadi arena di mana seni topeng khas Sumenep, ritual muang sangkal, lantunan kejhung, hingga kostum karnaval dengan nuansa artistik berpadu harmonis.

Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Moh. Iksan menyampaikan kegiatan tersebut bukan sekadar parade visual, setiap gerak dan detail kostum yang ditampilkan membawa pesan filosofi tentang merawat, menjaga, dan melestarikan warisan leluhur.

Baca Juga :  Tim Putri Utusan Disnaker Sumenep Raih Juara Lomba Jalan Kaki pada Lomba HUT RI Ke 80

“Tak heran, sepanjang penampilan, riuh tepuk tangan penonton mengiringi langkah para peserta, menjadi bukti bahwa pesona budaya Sumenep mampu menembus batas bahasa dan latar belakang,” ujarnya, Minggu (10/8/2025).

Konsep ‘Ngopeni Songenep’, lanjut dia, dirancang untuk menunjukkan bahwa kekuatan budaya tidak hanya terletak pada keindahan, tetapi juga pada nilai-nilai yang diwariskan lintas generasi.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa Sumenep bukan hanya indah secara visual, tetapi juga kaya makna,” katanya

Keterlibatan Sumenep dalam WACI 2025 ini bukan kali pertama, namun tahun ini penampilan dari Sumenep dinilai lebih matang, inovatif, dan penuh kejutan.

“Kehadiran Sumenep menjadi bukti bahwa seni dan budaya daerah, jika dikemas kreatif, mampu bersaing di panggung nasional bahkan internasional,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura
Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep
Musik Tongtong Sumenep Siap Menggema di MotoGP Mandalika 2026, Bawa Budaya Madura ke Panggung Dunia
Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman
Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar
Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026
Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik
Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Musik Tongtong Sumenep Siap Menggema di MotoGP Mandalika 2026, Bawa Budaya Madura ke Panggung Dunia

Senin, 7 September 2026 - 06:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:44 WIB

Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar

Berita Terbaru