Puskesmas Pamolokan Lakukan Swiping Vaksin Campak ke Rumah Warga

- Redaksi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MENJELASKAN: Kepala Puskesmas Pamolokan, Novia Sri Wahyuni, saat ditemui media pada waktu melakukan vaksin campak ke rumah warga (SandGT - Seputar Jatim)

MENJELASKAN: Kepala Puskesmas Pamolokan, Novia Sri Wahyuni, saat ditemui media pada waktu melakukan vaksin campak ke rumah warga (SandGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pamolokan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus memperluas cakupan imunisasi campak melalui strategi jemput bola.

Tidak hanya menyasar sekolah, tenaga kesehatan setempat kini melakukan swiping langsung ke rumah-rumah warga yang anaknya belum tervaksin.

Kepala Puskesmas Pamolokan, Novia Sri Wahyuni mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari Mikroplaning Outbreak Response Imunisasi (ORI) campak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak hanya jemput bola ke sekolah, tetapi kita melakukan swiping ke rumah warga yang memang sasaran imunisasinya belum lengkap,” ujarnya, Sabtu (30/8/2025).

Baca Juga :  Dinilai Berlebihan, Prabowo Kecewa dengan Tindakan Petugas hingga Tewaskan Pengemudi Ojol

Lanjut ia mengungkapkan, pada kegiatan posyandu sebelumnya proses vaksinasi campak sempat ditunda karena banyak anak mengalami batuk dan pilek.

Namun pihaknya tetap memastikan anak-anak tersebut mendapat imunisasi setelah kondisinya pulih.

“Setelah kondisi anak membaik, pasti orang tua menghubungi bidan kami di desa,” tegasnya.

Menurutnya, dengan cakupan wilayah kerja yang meliputi 9 desa dan 45 sekolah, Puskesmas Pamolokan menargetkan 4.250 anak bisa tervaksin.

“Target ini harus tercapai demi mencegah penyebaran lebih luas, terutama di wilayah dengan angka kasus tinggi,” tukasnya.

Upaya swiping ini dinilai efektif mempercepat pencapaian target imunisasi sekaligus meminimalisir risiko anak-anak yang terlewat dari program ORI campak. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Kolaborasi Pengawasan Layanan JKN, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat
RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H
RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi
Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026
Harkitnas ke-118, RSUD Moh Anwar Sumenep Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Berkualitas
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
ACCESS Siap Teliti Dampak MBG terhadap Gizi Anak di Pamekasan, DPRD dan Dinkes Beri Dukungan Penuh

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:55 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:13 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Kolaborasi Pengawasan Layanan JKN, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:44 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:01 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:40 WIB

Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026

Berita Terbaru