Rawat Marwah Leluhur, Pemkab Gelar Haul Raja-Raja Sumenep

- Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KHIDMAT: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajan Pemkab saat menggelar Haul akbar raja-raja Sumenep Madura (SandiGT - Seputar Jatim)

KHIDMAT: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajan Pemkab saat menggelar Haul akbar raja-raja Sumenep Madura (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menggelar Haul Akbar Raja-Raja Madura di Pendopo Agung Keraton.

Acara sakral tersebut menjadi bagian penting dalam Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756 sekaligus menyemarakkan Hari Santri Nasional 2025, dengan mengusung tema “Meneladani Jejak Leluhur, Membangun Madura yang Lebih Sejahtera”.

Peringatan haul ini tampak hidup bukan hanya oleh doa, tetapi juga oleh rasa bangga terhadap warisan sejarah Madura.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, para ulama kharismatik seperti, Imam Hasyim, dan Habib Muhammad Assegaf, serta Forkopimda, pimpinan OPD, dan camat turut hadir menyambung do’a.

Baca Juga :  Arah Baru dari Jejak Arya Wiraraja, Bupati Ajak Warga Wujudkan Sumenep Lebih Sejahtera

Namun yang paling menyentuh adalah 1.300 perwakilan desa yang rela datang jauh-jauh dari pelosok. Mereka bersanding tanpa jarak dengan kaum ojek online, abang becak, santri, dan kaum ibu muslimah.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, bahwa haul ini menghubungkan masa lalu dengan masa depan Madura.

“Raja-raja Madura bukan hanya bagian dari masa lalu, tapi sumber nilai yang hidup. Mereka mewariskan keberanian, kebijaksanaan, dan tanggung jawab terhadap rakyat,” ucapnya. Selasa (28/10/2025).

Ia menilai bahwa pembangunan Madura harus berpijak pada identitas leluhur, bukan hanya berkembang secara fisik, tetapi juga berkemajuan dalam spiritualitas dan karakter.

“Kita membangun Sumenep bukan hanya dengan infrastruktur, tapi dengan jiwa yang beriman. Dari akar budaya dan nilai leluhur inilah kekuatan Madura sejati tumbuh,” tegasnya.

“Haul Raja-Raja Madura mengajarkan bahwa sejarah yang dihidupkan akan menuntun masa depan. Jika pemerintah, ulama, dan rakyat bersatu, Madura bukan hanya maju, tapi juga bermartabat,” tandasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamax Naik, Pertalite Langka di Sumenep, Warga Antre Berjam-jam Demi BBM Subsidi
ASN, Santri, dan Masyarakat se-Madura Bersatu Ramaikan Lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026
IWO Sumenep Hidupkan Semangat Bung Karno, Ratusan Peserta Unjuk Bakat Puisi dan Pidato
Dugaan Penyimpangan DD Meddelan, GMNI Nilai Pengawasan DPMD Sumenep Lemah
DPRD Sumenep Dorong Transaksi Elektronik untuk Tingkatkan PAD
Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin
Doa Sang Proklamator Menggema di Keraton Sumenep, Bupati Ajak Warga Rawat Semangat Bung Karno
SPPG Rumah Juang Garuda Emas Rubaru Disuspend BGN, Padahal Sempat Klaim Beroperasi Sesuai SOP

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:57 WIB

Pertamax Naik, Pertalite Langka di Sumenep, Warga Antre Berjam-jam Demi BBM Subsidi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:32 WIB

ASN, Santri, dan Masyarakat se-Madura Bersatu Ramaikan Lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:29 WIB

Dugaan Penyimpangan DD Meddelan, GMNI Nilai Pengawasan DPMD Sumenep Lemah

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Dorong Transaksi Elektronik untuk Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:47 WIB

Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin

Berita Terbaru