Rawat Jati Diri Lokal, Upacara Hari Jadi Sumenep Ke 756 Pakai Bahasa Madura

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BERDIRI: Wabup Sumenep, Imam Hasyim (tengah) beserta jajaran pemerintah saat menggelar upacara Hari Jadi Sumenep ke-756 (SandiGT - Seputar Jatim) 

BERDIRI: Wabup Sumenep, Imam Hasyim (tengah) beserta jajaran pemerintah saat menggelar upacara Hari Jadi Sumenep ke-756 (SandiGT - Seputar Jatim) 

SUMENEP, Seputar Jatim –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menggelar upacara hari jadi ke-756 dengan menggunakan bahasa Madura.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756, tahun 2025 mengusung tema “Ngopene Soengenep”, untuk menjaga, merawat, dan menghidupkan kembali jati diri lokal di tengah derasnya arus modernisasi.

Tradisi yang sudah lama dijaga ini menjadi bukti nyata bahwa bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, tapi juga identitas dan kebanggaan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upacara agung ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 serta Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur.

Tiga momentum besar yang berpadu menjadi satu refleksi perjalanan sejarah dan semangat kebangsaan.

Baca Juga :  Rakernas III Resmi Ditutup, IWO Mantapkan Peran sebagai Penjaga Moral Informasi Bangsa di Era Digital

Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, dalam sambutannya mengatakan, bahwa tema tahun ini bukan sekadar slogan seremonial, melainkan pesan moral agar masyarakat tidak kehilangan akar di tengah kemajuan teknologi dan perubahan zaman.

“Ngopene Soengenep bukan hanya merawat sejarah, tapi juga menghidupkan nilai-nilai budaya sebagai sumber inspirasi masa depan. Kita tidak ingin menjadi penonton di tanah sendiri. Sumenep harus tumbuh modern tanpa tercerabut dari akarnya,” ujarnya. Jumat (31/10/2025).

Menurutnya, pelestarian budaya Madura tidak cukup hanya dengan festival dan upacara, tetapi perlu strategi nyata.

“Memperkuat pendidikan berbasis kearifan lokal, memperluas ekonomi kreatif tradisional, dan memanfaatkan teknologi digital untuk mendokumentasikan serta memasarkan kekayaan budaya Sumenep,” tuturnya.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang disatukan dengan Hari Jadi Sumenep menghadirkan pesan bahwa semangat persatuan nasional bisa tumbuh dari akar budaya lokal.

“Kalau kita kuat di akar budaya, maka kita tidak akan mudah goyah oleh perubahan global,” tambahnya.

“Generasi muda Sumenep harus menjadi garda terdepan dalam merawat tradisi tanpa meninggalkan inovasi,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati
Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting
Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar
Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep
Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri
DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif
Terpilih Secara Aklamasi, H. Hariri Kembali Nahkodai KJS Sumenep
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:32 WIB

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:29 WIB

Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:15 WIB

Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:32 WIB

Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri

Berita Terbaru