UMKM Sumenep Serap Separuh Tenaga Kerja, Pemkab Dorong Legalitas dan Digitalisasi Usaha

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BATIK: Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep Moh. Ramli (Mufti Che - Seputar Jatim)

BATIK: Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep Moh. Ramli (Mufti Che - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terbukti memiliki peran besar dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Sekitar 30 persen pelaku usaha berasal dari sektor UMKM yang mencakup perdagangan, kuliner, hingga industri kreatif, dan mampu menyerap hampir separuh tenaga kerja di Sumenep.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli mengatakan, bahwa kontribusi sektor UMKM menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan jumlah pelaku UMKM mencapai sekitar 298 ribu lebih, kontribusi mereka terhadap perekonomian daerah mencapai 3 hingga 4 persen. Ini menunjukkan potensi riil yang terus kita dorong, terutama dalam beberapa tahun terakhir,” katanya, Senin (3/11/2025).

Baca Juga :  Bongkar Asmara Gelap ASN Disdik Sumenep, Suami: Sudah Pernah Selingkuh, Kini Terulang Lagi

Salah satu sektor yang berkembang pesat adalah industri hasil tembakau, di mana aglomerasi pabrik telah mampu menyerap sedikitnya 220 tenaga kerja. Jika dihitung secara keseluruhan, lanjut Ramli, jumlah tenaga kerja yang terserap oleh UMKM mendekati 50 persen dari total penduduk Sumenep yang mencapai 1,1 juta jiwa.

Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya memperkuat daya saing UMKM melalui berbagai program, salah satunya pendampingan legalitas usaha. “Kami sudah membuka warung pelayanan bernama Halal Hub untuk memfasilitasi perizinan, sertifikasi halal, izin merek, dan lainnya, bahkan sebagian biayanya ditanggung pemerintah,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab juga aktif membantu promosi produk UMKM melalui pameran, misi dagang, dan kegiatan ekonomi kreatif yang berbasis teknologi informasi. Setiap agenda dalam kalender event daerah, UMKM dipastikan mendapat ruang untuk berpartisipasi.

“Ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir memberikan fasilitas dan dukungan penuh demi peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Sejumlah produk unggulan Sumenep yang telah menembus pasar nasional bahkan internasional antara lain keris, ukiran, dan batik. Sementara produk kelor, kacang mete, serta bawang asal Kecamatan Rubaru telah mengantongi sertifikat indikasi geografis yang menunjukkan kekhasan lokalnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ASN, Santri, dan Masyarakat se-Madura Bersatu Ramaikan Lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026
IWO Sumenep Hidupkan Semangat Bung Karno, Ratusan Peserta Unjuk Bakat Puisi dan Pidato
Dugaan Penyimpangan DD Meddelan, GMNI Nilai Pengawasan DPMD Sumenep Lemah
DPRD Sumenep Dorong Transaksi Elektronik untuk Tingkatkan PAD
DKPP Sumenep Dorong Petani Jaga Mutu Tembakau di Tengah Musim Kemarau
Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin
Doa Sang Proklamator Menggema di Keraton Sumenep, Bupati Ajak Warga Rawat Semangat Bung Karno
SPPG Rumah Juang Garuda Emas Rubaru Disuspend BGN, Padahal Sempat Klaim Beroperasi Sesuai SOP

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:32 WIB

ASN, Santri, dan Masyarakat se-Madura Bersatu Ramaikan Lomba Pidato Gaya Bung Karno 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:43 WIB

IWO Sumenep Hidupkan Semangat Bung Karno, Ratusan Peserta Unjuk Bakat Puisi dan Pidato

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:29 WIB

Dugaan Penyimpangan DD Meddelan, GMNI Nilai Pengawasan DPMD Sumenep Lemah

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:01 WIB

DKPP Sumenep Dorong Petani Jaga Mutu Tembakau di Tengah Musim Kemarau

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:47 WIB

Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin

Berita Terbaru