Kajari Baru Sumenep Mulai Kerja dengan Audit Total, Prioritaskan Perkara Strategis Termasuk Dugaan Korupsi KPU

- Redaksi

Senin, 17 November 2025 - 11:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TEGAS: Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Nurhadi Puspandoyo, saat ditemui wartawan Seputar Jatim (SandiGT - Seputar Jatim)

TEGAS: Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Nurhadi Puspandoyo, saat ditemui wartawan Seputar Jatim (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang baru dilantik, Nurhadi Puspandoyo, langsung tancap gas di hari-hari pertama masa jabatannya.

Ia memulai tugas dengan melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh perkara yang sedang ditangani Kejari Sumenep.

Langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan tidak ada satu pun perkara yang terbengkalai, terlebih menjelang pergantian tahun yang kerap menjadi momentum evaluasi kinerja penegakan hukum.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di era kepemimpinan sebelumnya, Sigit Waseso, yang kini menjabat Kepala Biro Pengelola Data Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejagung RI, Kejari Sumenep menggarap sejumlah perkara penting.

Baca Juga :  Akis Jazuli Nahkodai NasDem Sumenep 2025–2029, Pelantikan Berbalut Budaya Madura Tegaskan Komitmen Perubahan

Beberapa di antaranya masih berjalan hingga kini, termasuk penyidikan dugaan korupsi di tubuh KPU Sumenep yang sempat menjadi perhatian publik.

Ia menegaskan, bahwa fokus utamanya saat ini adalah memetakan seluruh persoalan internal untuk mengetahui secara jelas beban kerja serta tantangan yang dihadapi para jaksa, penyidik, dan staf teknis.

“Saya akan menginventarisasi dan mengevaluasi semua perkara yang sedang ditangani saat ini,” ujarnya, Senin (17/11/2025).

Ia juga memastikan, setiap kepala seksi akan dipanggil untuk melakukan diskusi intensif guna memastikan tidak ada hambatan dalam proses penanganan perkara serta mengidentifikasi titik-titik lemah yang harus segera diperbaiki.

Informasi internal kejaksaan menyebutkan, sejumlah perkara warisan tahun sebelumnya memiliki tingkat kompleksitas tinggi.

Di antaranya, kasus korupsi yang melibatkan pejabat publik serta beberapa perkara pidana umum yang terhambat akibat kendala administratif dan minimnya kelengkapan alat bukti.

Salah satu kasus yang disebut bakal menjadi prioritas quick review Kajari baru adalah dugaan korupsi di lingkungan KPU Sumenep. Meski belum ada penetapan tersangka, pengumpulan dokumen dan beberapa pemeriksaan pendahuluan sudah dilakukan.

Meski tidak menyebut secara spesifik kasus tersebut, Nurhadi memastikan semua perkara strategis akan menjadi fokus audit awal.

Lanjut menegaskan, bahwa sisa waktu akhir tahun 2025 harus dimaksimalkan. Para penyidik diminta mempercepat penuntasan perkara agar tidak menjadi tunggakan di tahun berikutnya.

“Ada beberapa kasus yang masih berjalan dan berpotensi menjadi tunggakan. Saya berharap semuanya bisa selesai sebelum tutup tahun 2025. Intinya secepatnya diselesaikan dan dituntaskan,” tegasnya.

Baca Juga :  Dinsos Sumenep Tegaskan Larangan Penguasaan ATM dan PIN, Korban Pemotongan PKH Diminta Berani Lapor

Sumber internal menyebut sedikitnya ada lebih dari selusin perkara yang belum tuntas, termasuk sejumlah laporan baru yang masuk dalam tiga bulan terakhir.

Gaya kepemimpinan Nurhadi disebut memiliki karakter berbeda dari pendahulunya. Jika Sigit Waseso dikenal teknokratis dan berhati-hati di setiap tahapan, Nurhadi membawa pendekatan yang lebih eksekusional, fokus mempercepat proses, merapikan administrasi, dan menuntut laporan berkala yang lebih ketat. (Sand)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sumenep dan Pemkab Sepakati 8 Raperda, Siap Masuk Tahap Registrasi
Pemkab Sumenep Boyong Tiga Penghargaan Syariah Award Jawa Timur sebagai Juara 1
Kantor JIP Diresmikan, Ribut Baidi Dorong Jurnalis Tetap Kritis dan Berani
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru Dibekali Literasi Digital dan AI
PBH Jatim Buka Diskusi Hukum Lingkungan, Tambang Ilegal di Sumenep Jadi Perhatian
Wabup Sumenep Buka Festival Tani Ganding 2026, Sebut Bisa Jadi Pilot Project
Lakpesdam NU Tagih Langkah Nyata DPRD Soal THM di Sumenep: Aspirasi Hanya Jadi Catatan Rapat
35 Perusahaan Ramaikan Sumenep Job Fair 2026, Akses Lowongan Kerja Dibuka Lebar

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:22 WIB

DPRD Sumenep dan Pemkab Sepakati 8 Raperda, Siap Masuk Tahap Registrasi

Senin, 28 September 2026 - 12:49 WIB

Pemkab Sumenep Boyong Tiga Penghargaan Syariah Award Jawa Timur sebagai Juara 1

Sabtu, 26 September 2026 - 20:12 WIB

Kantor JIP Diresmikan, Ribut Baidi Dorong Jurnalis Tetap Kritis dan Berani

Sabtu, 26 September 2026 - 18:21 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru Dibekali Literasi Digital dan AI

Rabu, 23 September 2026 - 00:20 WIB

Wabup Sumenep Buka Festival Tani Ganding 2026, Sebut Bisa Jadi Pilot Project

Berita Terbaru