Wabup Fauzi: Pesantren Harus Dilindungi, Kami Mendukung Undang-Undang Pesantren

- Redaksi

Sabtu, 21 September 2019 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ACHMAD FAUZI: Undang-Undang Pesantren akan melindungi dan menumbuhkembangkan segala potensi yang dimiliki Para Kyai dan Santri di Kabupaten Sumenep. (dok/ Didik/ SJ foto)

ACHMAD FAUZI: Undang-Undang Pesantren akan melindungi dan menumbuhkembangkan segala potensi yang dimiliki Para Kyai dan Santri di Kabupaten Sumenep. (dok/ Didik/ SJ foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Dunia pesantren mendapat angin segar, seiring disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan menjadi Undang-Undang, dalam rapat paripurna pengambilan keputusan tingkat 1 yang digelar di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 19/09/2019 lalu.

Hal ini mendapat respon positif di berbagai daerah, salah satunya di Kabupaten Sumenep, yang notabene menjadi salah satu wilayah basis pesantren di Jawa Timur. Achmad Fauzi, Wakil Bupati Sumenep mengaku terus mengikuti perkembangan pengesahan RUU Pesantren ini. Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini bahkan secara tegas mengatakan, pesantren memang harus dilindungi dan diberi regulasi khusus.

“Kita disini ada ratusan Pondok Pesantren, tentu saya sangat gembira apabila pemerintah di DPR RI mengesahkan Undang Undang Pesantren. Sebab Pesantren juga menjadi salah satu basis pengembangan keilmuan agama dan kebangsaan. Pesantren juga terus bergerak dinamis, menuju ke arah pengembangan ekonomi bangsa. Pemerintah pusat sangat tepat, telah mengesahkan RUU Pesantren,” terang Wabup Fauzi, saat ditemui wartawan, Sabtu, 21/09/2019.

Jokowi bersilaturahmi ke Pesantren An-Nuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep. (dok/ Didik/ SJ foto)

Fauzi juga menegaskan, semangat untuk melindungi dan meningkatkan kualitas pesantren dan pedidikan agama yang berwawasan kebangsaan merupakan komitmen yang dimiliki oleh fraksi PDI Perjuangan. Semangat itu juga terus disampaikan kepada seluruh kader PDI di Sumenep yang dipimpinnya.

“Mungkin para Kyai pesantren belum banyak yang tahu perjuangan PDI di parlemen dalam mendorong Undang-Undang Pesantren ini. Itu tugas kita di daerah untuk mensosialisasikannya, imbuh Achmad Fauzi.

Baca Juga :  Kunjungi Jatim, Jokowi Bagikan 2020 Sertifikat Tanah

Sebelumnya dalam rapat paripurna kamis 19/09/2019 lalu,  Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Diah Pitaloka sempat menginterupsi jalannya Raker. Diah meminta agar pemerintah tidak hanya memperhatikan pasal-pasal general saja, namun juga menyangkut toritas kultural kyai, sistem audit, lalu bagaimana implementasi anggaran dan juga terutama bagaimana menjaga kekhasan pesantren secara kultural.

“Jadi sementara kita amini dulu sebagai sebuah pembuka, sebagai sebuah semangat, sebagai bagian dari gerakan kebangsaan dari kalangan santri dan nanti bicara perundang-undangan atau dibawahnya, kita akan terus memantau dan kalau perlu melakukan penyempurnaan-penyempurnaan,” terang Diah Pitaloka kala itu. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Penguatan NU dan Solidaritas Sosial
Musancab PDIP Sumenep Jadi Titik Awal Konsolidasi Besar Menuju Pemilu 2029
DPRD Sumenep Dukung Pilkada Tidak Langsung, Klaim Bisa Putus Rantai Politik Uang
SPPG Matlabul Ulum Jambu Gagal Jalankan Program Mulia, MBG Diisi Makanan Tak Layak Konsumsi
Akis Jazuli Nahkodai NasDem Sumenep 2025–2029, Pelantikan Berbalut Budaya Madura Tegaskan Komitmen Perubahan
Sinergitas Pengawasan Jadi Nafas Baru Bawaslu Sumenep
Fraksi PKB DPRD Sumenep Siap Suarakan Kepentingan Rakyat
Fraksi PKB DPRD Sumenep Hadir Harlah Ke 27: Perkuat Komitmen Dukung Rakyat

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 16:53 WIB

Musancab PDI Perjuangan Sumenep, Said Abdullah Tekankan Penguatan NU dan Solidaritas Sosial

Minggu, 26 April 2026 - 15:42 WIB

Musancab PDIP Sumenep Jadi Titik Awal Konsolidasi Besar Menuju Pemilu 2029

Senin, 26 Januari 2026 - 12:41 WIB

DPRD Sumenep Dukung Pilkada Tidak Langsung, Klaim Bisa Putus Rantai Politik Uang

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:32 WIB

SPPG Matlabul Ulum Jambu Gagal Jalankan Program Mulia, MBG Diisi Makanan Tak Layak Konsumsi

Senin, 17 November 2025 - 06:40 WIB

Akis Jazuli Nahkodai NasDem Sumenep 2025–2029, Pelantikan Berbalut Budaya Madura Tegaskan Komitmen Perubahan

Berita Terbaru

MENJABARKAN: Anggota DPRD Sumenep Fraksi PAN, Hairul Anwar, saat menyampaikan laporan hasil Reses II Tahun Sidang 2026 dalam Rapat Paripurna (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

DPRD Desak Pemkab Sumenep Segera Isi Jabatan Strategis yang Kosong

Senin, 25 Mei 2026 - 09:35 WIB

TEGAS: Ketua Umum LBH Madani Putra, Kamarullah saat Memberikan Sambutan di acara Diklat Paralegal yang di gelar di Kampus UNIJA Madura Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:44 WIB