BATU, Seputar Jatim – Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep, Madura, menggelar Rapat Kerja (Raker) 2026 di Villa Permata, Kota Batu, Malang, Jawa Timur, mulai 10–12 Desember 2025.
Organisasi kewartawanan yang menaungi 18 media online ini menghadirkan perwakilan dari masing-masing media dalam raker tahun 2026. Kehadiran mereka sebagai bentuk soliditas IWO Sumenep serta komitmen bersama untuk terus memperkuat ekosistem jurnalisme digital di Kabupaten Sumenep.
Dengan mengusung tema “Sinergi IWO dan Pemerintah dalam Penguatan Branding UMKM, Wisata, dan Ekonomi Kreatif” tersebut menjadi momentum penting untuk merumuskan strategi memperkuat peran media dalam membangun citra positif serta narasi pembangunan daerah.
Selama tiga hari, peserta raker terlibat dalam diskusi mendalam tentang dinamika pemberitaan digital, tantangan media lokal di era kompetisi konten, serta strategi menciptakan narasi yang dapat mendorong peningkatan eksposur UMKM dan destinasi wisata Sumenep.
IWO Sumenep melihat pentingnya peran wartawan online sebagai penguat informasi yang berimbang, inspiratif, dan memiliki nilai pembangunan.
Agenda raker juga memuat penyusunan program pengembangan kapasitas anggota, seperti peningkatan literasi digital, serta strategi memperluas jejaring dengan pemerintah daerah dan pelaku industri kreatif.
Semua dirancang untuk memastikan IWO Sumenep terus berproses dalam menghadirkan jurnalisme yang relevan, adaptif, dan berdampak.
Di luar agenda formal, raker juga dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas internal. Melalui sesi evaluasi dan refleksi, para anggota menegaskan kembali komitmen kolektif untuk menjaga marwah organisasi kewartawanan yang profesional, berintegritas, dan tetap solid dalam setiap langkah organisasi.
Ketua IWO Sumenep, Imam Mustain R, menyampaikan pandangan yang lebih luas mengenai makna tema raker dan pentingnya peran media dalam memperkuat sektor UMKM, wisata, dan ekonomi kreatif.
“Tema raker ini bukan hanya sebuah slogan. Ini adalah arah proses kita ke depan sebagai organisasi kewartawanan. UMKM, wisata, dan ekonomi kreatif adalah sektor yang dapat menggerakkan Sumenep, dan media memiliki peran dalam membangun persepsi positif, membuka peluang, serta memperluas jangkauan potensi yang selama ini belum tergarap maksimal,” ucapnya, Jumat (12/12/2025).
Ia juga menegaskan, bahwa wartawan tidak sekadar membuat berita, tetapi bisa membangun nilai dan cerita yang menghidupkan potensi daerah.
“Liputan tentang UMKM, wisata, atau kreativitas warga harus memuat narasi yang menguatkan. Wartawan harus mampu menghadirkan sudut pandang yang memberi energi baru. Sebuah tulisan bisa menjadi pemantik semangat bagi banyak pelaku usaha. Di sinilah kekuatan jurnalisme itu hadir,” bebernya.
Pria yang kerap disapa Imam Kachonk itu juga menyoroti pentingnya kekompakan internal sebagai pondasi utama jalannya organisasi.
“IWO ini rumah bersama yang berdiri karena kekompakan. Banyaknya anggota tidak menjamin kekuatan organisasi, tetapi kesediaan untuk saling menguatkan itulah yang membuat kita tetap kokoh. Kita butuh orang-orang yang benar-benar ingin berproses bersama, bukan yang hanya numpang nama,” tegasnya
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan sikap tegas terhadap anggota yang tidak lagi menunjukkan kepedulian terhadap organisasi.
“Jika ada yang sudah acuh dan merasa tidak lagi sejalan dengan proses yang kita bangun, dengan lapang hati kami persilakan untuk mundur. Bukan karena marah, tetapi agar organisasi ini tetap sehat, efektif, dan tidak terbebani oleh mereka yang tidak ingin terlibat,” tandasnya.
Di akhir sambutannya, Imam mengajak seluruh anggota IWO untuk menjadikan Raker 2026 sebagai langkah awal penguatan organisasi.
“Mari kita menjadikan raker ini sebagai pijakan untuk berproses lebih matang sebagai organisasi kewartawanan. Kita punya tanggung jawab moral untuk menjaga integritas profesi dan tanggung jawab sosial untuk memberi manfaat bagi Sumenep,” pungkasnya.
Dengan semangat baru dan perumusan program yang lebih terarah, Raker 2026 IWO Sumenep diharapkan melahirkan gerak organisasi yang lebih solid, progresif, dan berdaya guna bagi pembangunan Kota Keris. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com









