Kasus Super Flu Masih Nol di Sumenep, Dinkes P2KB Perketat Pengawasan

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERSENYUM: Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, saat saat ditemui di ruang kerjanya (SandiGT - Seputar Jatim)

TERSENYUM: Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, saat saat ditemui di ruang kerjanya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Di tengah meningkatnya kewaspadaan nasional terhadap kemunculan influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai super flu, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) memastikan belum ditemukan kasus serupa di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, berdasarkan laporan surveilans penyakit menular yang secara rutin dihimpun dari seluruh puskesmas di wilayah setempat.

“Sampai hari ini, kami memastikan belum ada temuan maupun laporan kasus influenza A subclade K atau yang dikenal sebagai super flu di Kabupaten Sumenep,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga :  Kasus Super Flu Masih Nol di Sumenep, Dinkes P2KB Perketat Pengawasan

Meski belum ditemukan kasus, Dinkes P2KB Sumenep tidak bersikap lengah. Seluruh penanggung jawab (PJ) Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di puskesmas se-Kabupaten Sumenep telah diinstruksikan meningkatkan kewaspadaan melalui pemantauan aktif di wilayah kerja masing-masing.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi dini guna menekan potensi penularan sejak awal.

“Kami sudah menginstruksikan seluruh PJ ISPA di puskesmas agar siaga, memperkuat pemantauan, serta mencermati perkembangan informasi dan gejala di lapangan,” tegasnya.

Ia menilai peningkatan kewaspadaan menjadi penting mengingat Jawa Timur termasuk salah satu provinsi yang telah melaporkan kasus influenza A subclade K berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Selain itu, tingginya mobilitas masyarakat antarwilayah dinilai berpotensi mempercepat penyebaran penyakit pernapasan.

“Prinsip kami adalah deteksi dini dan respons cepat. Meski belum ada kasus di Sumenep, kewaspadaan terhadap ISPA tetap kami tingkatkan,” jelasnya.

Namun demikian, hingga saat ini Dinkes P2KB Sumenep belum menerbitkan surat edaran kewaspadaan khusus terkait super flu. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian serta kepatuhan terhadap arahan pemerintah pusat.

“Belum ada edaran resmi dari Kementerian Kesehatan. Kami tetap mengikuti kebijakan pusat agar langkah yang diambil selaras secara nasional dan tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat,” tambahnya.

Sebagai informasi, Kementerian Kesehatan RI mencatat sebanyak 62 kasus influenza A subclade K hingga akhir Desember 2025 yang tersebar di delapan provinsi, termasuk Jawa Timur. Pemerintah daerah pun diimbau meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas layanan kesehatan tanpa menciptakan keresahan publik.

Di tingkat masyarakat, Dinkes P2KB Sumenep mengingatkan pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penggunaan masker saat mengalami gejala flu atau batuk, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila muncul keluhan pernapasan.

“Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama pencegahan. Jangan menunggu kondisi memburuk, segera periksa jika muncul gejala,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Henti Berbenah, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Mantapkan Diri sebagai Rumah Sakit Rujukan Humanis
RS BHC Sumenep Resmi Layani BPJS Kesehatan, Hadirkan Pojok Mobile JKN untuk Permudah Administrasi Pasien
Modernisasi Layanan dan SDM, RSUD Moh Anwar Sumenep Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan Andal
RSUD Moh. Anwar Sumenep Dipercaya Jadi Pusat Medical Check Up Pejabat Daerah
Hadapi Musim Pancaroba, Dinkes P2KB Sumenep Gencar Lakukan Edukasi Cegah DBD
5 Inovasi Unggulan RSUD Moh Anwar Sumenep, Hadirkan Layanan Berkualitas dan Modern kepada Masyarakat
Tak Perlu ke Surabaya, RSUD Moh Anwar Sumenep Sediakan Layanan Subspesialis Bedah Digestif dan Spesialis Urologi 
Dinkes P2KB Sumenep Siapkan Generasi Emas Bebas Stunting Melalui Program GENTING

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:21 WIB

Tak Henti Berbenah, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Mantapkan Diri sebagai Rumah Sakit Rujukan Humanis

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:12 WIB

RS BHC Sumenep Resmi Layani BPJS Kesehatan, Hadirkan Pojok Mobile JKN untuk Permudah Administrasi Pasien

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:57 WIB

Modernisasi Layanan dan SDM, RSUD Moh Anwar Sumenep Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan Andal

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:59 WIB

RSUD Moh. Anwar Sumenep Dipercaya Jadi Pusat Medical Check Up Pejabat Daerah

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:14 WIB

Kasus Super Flu Masih Nol di Sumenep, Dinkes P2KB Perketat Pengawasan

Berita Terbaru