Penguatan Empat Pilar Kebangsaan, Said Abdullah Ajak Perempuan Jadi Agen Persatuan

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

FORUM: Anggota DPR RI Said Abdullah, saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Ballroom Hotel De Baghraf (Doc. Seputar Jatim)

FORUM: Anggota DPR RI Said Abdullah, saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Ballroom Hotel De Baghraf (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur XI (Madura) dari Fraksi PDI Perjuangan, MH. Said Abdullah, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui penguatan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan.

Hal tersebut disampaikan Said Abdullah dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Ballroom Hotel De Baghraf, Kabupaten Sumenep, Rabu (11/2/2026).

Diketahui, kegiatan ini diikuti ratusan peserta perempuan dari berbagai latar belakang masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penguatan Empat Pilar Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika tidak cukup dilakukan melalui forum formal semata, melainkan harus ditanamkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari, khususnya melalui peran perempuan di lingkungan keluarga dan sosial.

Baca Juga :  SPPG Pakamban Laok 2 Kembali Dikeluhkan, Yayasan Janji Evaluasi Dapur, Guru Sebut Perbaikan MBG Hanya 'Saat Viral'

“Perempuan adalah pilar utama pembentukan karakter bangsa. Dari rumah, dari ibu, nilai-nilai kebangsaan itu ditanamkan dan diwariskan kepada generasi penerus,” katanya.

Kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan dua narasumber, Hodaifah dan Indayani, serta didampingi oleh dua tenaga ahli Said Abdullah, yakni Moh. Fauzi, dan Slamet Hidayat.

Dalam pemaparannya, Hodaifah menekankan bahwa Empat Pilar Kebangsaan bukanlah konsep baru bagi masyarakat. Nilai-nilai tersebut telah diajarkan sejak bangku sekolah, namun sering kali memudar dalam praktik kehidupan sehari-hari.

“Empat Pilar ini sudah lama kita kenal. Tantangannya adalah bagaimana nilai itu benar-benar hidup dalam sikap, perilaku, dan cara kita memperlakukan sesama,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan, melainkan harus tercermin dalam tindakan nyata, seperti sikap toleran, menjunjung keadilan, serta menjaga persatuan di tengah perbedaan.

Hodaifah juga menyoroti kontribusi perempuan dalam pembangunan bangsa yang kerap tidak terlihat. Menurutnya, peran perempuan tidak selalu diukur dari jabatan publik.

“Menjadi ibu rumah tangga yang mendidik anak dengan nilai moral dan kebangsaan adalah kontribusi besar bagi masa depan bangsa,” tandasnya.

Baca Juga :  Viral! Limbah MBG SPPG Saronggi Diduga Cemari Lingkungan, Warga Ancam Tutup Saluran Air

Sementara itu, narasumber kedua, Indayani, mengingatkan pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman Indonesia. Ia menilai, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan ras merupakan kekayaan bangsa yang harus dirawat bersama.

“Jika harmoni tidak dijaga, perbedaan bisa menjadi sumber intoleransi dan perpecahan. Semua itu bisa bermula dari hal-hal kecil, termasuk ucapan atau candaan yang merendahkan,” pungkasnya.

Indayani menegaskan, sikap saling menghormati harus terus dibangun agar keberagaman tetap menjadi kekuatan, bukan ancaman bagi persatuan bangsa.

Melalui kegiatan ini, Said Abdullah berharap perempuan semakin memiliki kesadaran dan pemahaman tentang hak serta kewajiban konstitusional sebagai warga negara, sekaligus menjadi agen utama dalam merawat kebangsaan dan menjaga keutuhan NKRI. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri
Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB