6 Fokus Strategis 2026, Bappeda Sumenep Ingin Pembangunan Lebih Merata

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BERDIRI: Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, saat menyampaikan arah pembangunan daerah 2026 (SandiGT - Seputar Jatim)

BERDIRI: Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, saat menyampaikan arah pembangunan daerah 2026 (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi mengunci arah pembangunan Tahun Anggaran 2026 dengan menetapkan enam aspek prioritas strategis.

Kebijakan ini menandai pergeseran orientasi pembangunan dari sekadar realisasi proyek fisik menuju penguatan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Melalui langkah tersebut, Bappeda Sumenep menegaskan komitmennya menjawab persoalan klasik pembangunan daerah, mulai dari ketimpangan layanan antarwilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga penguatan ketahanan ekonomi berbasis potensi lokal.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, menyampaikan bahwa tema pembangunan 2026 dirancang sebagai fondasi konsolidasi kebijakan lintas sektor.

Tema yang diusung yakni “Memantapkan Stabilisasi Kemandirian dan Daya Saing Sumber Daya Manusia, Ekonomi Daerah, serta Menguatkan Kesejahteraan Masyarakat yang Adil dan Merata” menegaskan arah pembangunan yang tidak lagi bertumpu pada pertumbuhan semu, melainkan pemerataan dan keberlanjutan.

“Prioritas pertama diarahkan pada penguatan kemandirian masyarakat melalui optimalisasi sektor unggulan daerah. Kami menyiapkan intervensi kebijakan pada sektor pertanian, perikanan, ketahanan pangan, pariwisata, dan perdagangan rakyat sebagai penggerak ekonomi utama,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Baca Juga :  DKPP Sumenep Kucurkan Rp1,9 Miliar untuk Alsintan Tahun 2026

Pendekatan padat karya dipilih sebagai instrumen kebijakan guna menjaga keseimbangan antara penciptaan lapangan kerja dan stabilitas daya beli masyarakat.

“Ini bukan sekadar membuka pekerjaan sementara, tetapi mendorong perputaran ekonomi di tingkat lokal,” jelas Arif.

Selain itu, kesiapan tenaga kerja juga menjadi perhatian serius. Pemkab Sumenep menyiapkan pelatihan berbasis kompetensi serta penguatan kewirausahaan, terutama bagi generasi muda, agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar kerja yang semakin dinamis.

Aspek ketiga menyasar peningkatan kualitas SDM melalui layanan pendidikan dan kesehatan yang lebih merata dan inklusif.

Di sektor pendidikan, kebijakan diarahkan pada peningkatan infrastruktur, kualitas tenaga pendidik, serta penguatan budaya literasi. Sementara di sektor kesehatan, pemerintah menekankan pemerataan tenaga medis dan penyediaan dokter spesialis, khususnya di wilayah kepulauan yang masih menghadapi keterbatasan akses layanan.

“Kami juga memastikan pendekatan promotif dan preventif berjalan seiring dengan optimalisasi Universal Health Coverage,” katanya.

Pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas dengan pendekatan pemerataan wilayah. Fokus diarahkan pada penguatan konektivitas daratan dan kepulauan, dukungan terhadap pelayanan dasar, peningkatan aktivitas ekonomi, serta kesiapsiagaan terhadap bencana.

Pada aspek sosial dan keamanan, Pemkab Sumenep menitikberatkan stabilitas ketentraman masyarakat melalui penguatan forum kerukunan umat beragama, sinergi Forkopimda dan perangkat daerah, serta optimalisasi layanan darurat terpadu.

Salah satu program yang disiapkan adalah penguatan kembali layanan Si-Lapor 112 sebagai sistem respons cepat terhadap kondisi darurat dan gangguan ketertiban masyarakat.

Baca Juga :  HPSN 2026 Jadi Alarm Darurat Sampah Perkotaan, DLH Sumenep Gelar Aksi Bersih dan Tanam Pohon

Prioritas terakhir difokuskan pada pembenahan tata kelola pemerintahan. Pemerintah menargetkan birokrasi yang profesional dan berintegritas melalui peningkatan kualitas aparatur, penguatan sistem pengendalian internal, manajemen risiko, serta digitalisasi pemerintahan.

“Enam prioritas ini adalah upaya memastikan pembangunan berjalan terarah, terukur, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tandasnya. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026
Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton
P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata
Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Pelabuhan dan Operasional DBS III Jadi Perhatian
Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175 Miliar
Busana Adat Warnai HUT ke 81 RI di Sumenep, Pesan Persatuan Menguat
Rayakan HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Bergerak dan Berkarya

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:26 WIB

Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WIB

P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Pelabuhan dan Operasional DBS III Jadi Perhatian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan

Berita Terbaru

DISITA: Sejumlah barang bukti yang disita Polresta Sumenep dalam pengungkapan kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Rubaru, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun

Sabtu, 29 Agu 2026 - 12:19 WIB

MEGAH: Stan Pameran Bappeda Sumenep di Madura Night Vaganza 2026 bernuansa pendopo keraton (Dok. Seputar Jatim)

Pemerintahan

Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:26 WIB