Viral! Pantai Slopeng Diprotes Wisatawan, Tiket Mahal Hanya Disuguhi Sampah

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SC: Video viral yang memprotes kondisi Pantai Slopeng Sumenep

SC: Video viral yang memprotes kondisi Pantai Slopeng Sumenep

SUMENEP, Seputar Jatim – Kondisi memprihatinkan kembali mencoreng wajah pariwisata Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kali ini, sorotan tajam datang dari seorang kreator TikTok akun Pesona Jogja, wisatawan asal Surabaya, yang melontarkan kritik keras terhadap buruknya pengelolaan fasilitas di Pantai Slopeng.

Melalui video yang diunggah beberapa jam sebelumnya, wisatawan tersebut mengungkapkan kekecewaan mendalam atas kondisi pantai yang dinilai jauh dari kata layak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan nada penuh emosi, ia menyoroti banyaknya sampah yang berserakan serta ketidakseimbangan antara harga tiket masuk dengan kualitas destinasi yang diterima.

“Harga mahal, kualitas pantai kayak gini penuh sampah. Sampah dimana-mana, semuanya penuh sampah,” ujarnya dalam video tersebut, Kamis (26/3/2026).

Baca Juga :  Festival Ketupat Sumenep 2026 Siap Digelar di Pantai Lombang

Tak hanya dalam video, kritik juga diperkuat melalui deskripsi unggahan. Ia menyayangkan pengalaman wisata yang tidak sesuai ekspektasi, terlebih setelah menempuh perjalanan jauh dari Surabaya.

Keluhan utama yang disampaikan adalah mahalnya tiket masuk yang tidak sebanding dengan kondisi di lapangan.

Pantai yang seharusnya menjadi daya tarik wisata justru dipenuhi sampah, minim pengelolaan kebersihan, serta kurangnya perhatian serius dari pihak pengelola.

Situasi ini dinilai bukan sekadar persoalan estetika, melainkan mencerminkan lemahnya tata kelola destinasi wisata.

Pantai Slopeng yang seharusnya menjadi ikon kebanggaan daerah, kini justru menuai citra negatif di mata publik.

Kritik tersebut seharusnya menjadi peringatan serius bagi pengelola dan pemangku kebijakan. Jika tidak segera dibenahi, kondisi ini berpotensi merusak reputasi pariwisata daerah secara luas.

Wisata bukan hanya soal menarik retribusi, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang sepadan bagi pengunjung. Ketika ekspektasi wisatawan tidak terpenuhi, kepercayaan publik pun akan terkikis.

Baca Juga :  Ramadan Penuh Kepedulian, Said Abdullah Santuni Ratusan Ojol di Sumenep

Pantai Slopeng kini berada di titik krusial, segera berbenah atau perlahan ditinggalkan wisatawan. Jika pembenahan tidak dilakukan, bukan tidak mungkin destinasi ini akan kehilangan daya tariknya secara permanen. (EM)

*

Penulis : EM

Editor : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan
Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura
Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:02 WIB

Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

Berita Terbaru

BERBATIK: Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, menegaskan komitmen lembaganya dalam menerapkan keterbukaan informasi publik dan memperluas partisipasi masyarakat dalam proses legislasi daerah (Foto Istimewa)

Pemerintahan

Ketua DPRD Sumenep Buka Suara, Bantah Tudingan Lembaganya Tertutup

Selasa, 23 Jun 2026 - 13:43 WIB