SUMENEP, Seputar Jatim – Momentum Lebaran Ketupat yang identik dengan kebersamaan dan silaturahmi justru dimanfaatkan sebagai celah penyelundupan narkotika ke dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Beruntung, upaya tersebut berhasil digagalkan petugas saat melakukan pemeriksaan ketat terhadap barang titipan makanan.
Peristiwa bermula dari kedatangan seorang pengunjung berinisial HR yang hendak menitipkan nasi padang kepada warga binaan berinisial S.
Sesuai prosedur, seluruh barang yang masuk ke dalam rutan wajib melalui pemeriksaan menyeluruh.
Kecurigaan muncul saat petugas jaga, Maftur Rahman, menemukan kejanggalan pada isi makanan. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih detail, ditemukan satu paket kecil berisi kristal putih yang diduga sabu, disembunyikan di dalam nasi padang.
Modus tersebut tergolong rapi, namun tidak mampu mengelabui ketelitian petugas.
Temuan itu langsung ditindaklanjuti dengan mengamankan HR untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga memastikan situasi tetap kondusif serta tidak ada barang terlarang lain yang lolos ke dalam rutan.
Pihak Rutan Sumenep kemudian berkoordinasi dengan Polres Sumenep guna proses hukum lanjutan. Dugaan keterlibatan pihak lain kini masih didalami untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan di balik upaya penyelundupan tersebut.
Kepala Rutan Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, menegaskan komitmennya untuk tidak memberi ruang sekecil apa pun bagi peredaran narkoba di dalam rutan.
“Momentum apa pun, termasuk hari besar seperti Lebaran, tidak boleh menjadi celah bagi masuknya barang terlarang. Ini komitmen kami menjaga rutan tetap bersih dari Halinar,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Ia juga mengapresiasi kewaspadaan petugas yang mampu mendeteksi berbagai modus penyelundupan yang semakin beragam. Pengawasan terhadap layanan penitipan barang, lanjutnya, akan terus diperketat sebagai langkah pencegahan.
Kasus ini kembali menegaskan bahwa upaya penyelundupan narkotika ke dalam lembaga pemasyarakatan masih menjadi ancaman nyata.
“Diperlukan sinergi antara petugas, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk menutup setiap celah yang dimanfaatkan pelaku kejahatan,” tandasnya. (Sand/EM)
*
Penulis : Sand
Editor : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com









