SUMENEP, Seputar Jatim – Semangat nasionalisme dan warisan pemikiran Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, kembali menggema di Pulau Madura melalui ajang Lomba Baca Puisi dan Pidato Bulan Bung Karno 2026 yang digelar oleh Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, agenda tahunan bertajuk Lomba Baca Puisi Karya Bung Karno dan Lomba Pidato Gaya Bung Karno yang memperebutkan Piala Bupati ini kian mengukuhkan diri sebagai salah satu event literasi, budaya, dan kebangsaan terbesar di Madura.
Kegiatan yang terbuka bagi pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum se-Madura tersebut akan dipusatkan di Pendopo Agung Keraton Sumenep. Ajang ini menjadi panggung bergengsi bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat, keberanian berbicara, serta semangat kebangsaan melalui seni puisi dan pidato.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pendaftaran peserta dibuka gratis mulai 5 Mei hingga 7 Juni 2026 dengan kuota terbatas.
Ketua IWO Sumenep, Imam Mustain R, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dalam menjaga api perjuangan Bung Karno tetap hidup di tengah generasi muda Madura.
“Selama empat tahun berturut-turut, kegiatan ini menjadi ruang inspiratif bagi generasi muda Madura untuk belajar berani berbicara, berpikir kritis, dan memahami nilai perjuangan bangsa. Ini bukan sekadar perlombaan, tetapi gerakan literasi kebangsaan,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Menurut Imam, Madura memiliki banyak generasi potensial yang perlu terus didorong agar tampil percaya diri dan memiliki karakter kuat.
“Kami ingin anak-anak muda dan masyarakat Madura tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki semangat nasionalisme, keberanian menyampaikan gagasan, dan kecintaan terhadap persatuan Indonesia,” tegasnya.
Lomba baca puisi karya Bung Karno dijadwalkan berlangsung pada 9 Juni 2026, sedangkan lomba pidato gaya Bung Karno akan digelar pada 10 Juni 2026.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan hadiah berupa piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan jutaan rupiah bagi para pemenang.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi lahirnya generasi muda Madura yang berprestasi, berani, dan berjiwa nasionalis.
Melalui perpaduan seni, sejarah, budaya, dan pendidikan karakter, IWO Sumenep berharap kegiatan ini mampu menjadi magnet besar bagi masyarakat Madura sekaligus melahirkan generasi penerus bangsa yang kuat secara intelektual maupun ideologis.
“Bulan Bung Karno harus menjadi momentum untuk menyalakan kembali semangat perjuangan, persatuan, dan keberanian generasi muda. Dari Madura, kami ingin lahir pemimpin masa depan yang cerdas, berkarakter, dan cinta Indonesia,” pungkasnya. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com









