Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MENDUNG: Terparkir mobil dinas di depan Gedung Inspektorat Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

MENDUNG: Terparkir mobil dinas di depan Gedung Inspektorat Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dugaan penyimpangan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Meddelan, Kecamatan Lenteng, mulai mendapat perhatian serius dari Inspektorat Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dugaan penyimpangan tersebut mencuat setelah Forum Aliansi Lintas Media melakukan pengecekan langsung ke lokasi kandang kambing milik BUMDes Meddelan bersama Ketua BUMDes setempat.

Dari hasil pengecekan itu, ditemukan jumlah kambing yang tersisa hanya 15 ekor, sementara satu ekor lainnya dilaporkan mati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Forum Aliansi Lintas Media, Hendra, mengatakan fakta di lapangan menimbulkan tanda tanya besar karena jumlah ternak dinilai tidak sebanding dengan anggaran pengadaan yang disebut mencapai ratusan juta rupiah dari alokasi 20 persen Dana Desa (DD).

“Kita sudah turun langsung ke lokasi kandang kambing dan menemui Ketua BUMDes Meddelan di rumahnya. Bersama Ketua BUMDes cek ke lokasi. Faktanya jumlah kambing memang hanya tersisa 15 ekor, karena satu ekor sudah mati. Jadi total pengadaan kambing hanya 16 ekor,” ungkapnya, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga :  Harkitnas Jadi Momentum Perkuat Generasi Bangsa, Wabup Sumenep Tekankan Pendidikan dan Kemandirian Desa

Menurutnya, kejanggalan tersebut semakin kuat karena Ketua BUMDes Meddelan disebut mengaku tidak dilibatkan dalam proses pengadaan kambing.

“Temuan itu diakui langsung oleh Ketua BUMDes. Ironisnya, Ketua BUMDes mengaku tidak dilibatkan dalam pengadaan atau pembelian kambing tersebut,” katanya.

Hendra pun mendesak Inspektorat Sumenep segera turun langsung melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh, tidak hanya terhadap dana BUMDes, tetapi juga penggunaan Dana Desa di Desa Meddelan secara keseluruhan.

“Inspektorat jangan hanya fokus pada audit dana BUMDes saja. Karena sudah ada temuan yang janggal, maka audit harus dilakukan secara menyeluruh, bukan lagi random sampling khusus Desa Meddelan,” pungkasnya.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Sumenep, Didik Wahyudi, menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti temuan dugaan kejanggalan dalam pengadaan kambing oleh BUMDes Meddelan.

Menurutnya, investigasi diperlukan untuk memastikan penggunaan anggaran pemerintah berjalan sesuai aturan dan peruntukannya.

“Oke siap! Kita akan tindak lanjuti temuan adanya dugaan kejanggalan dalam pengadaan kambing oleh BUMDes Meddelan. Akan kita selidiki berapa alokasi anggaran pengadaan kambing hingga realisasi pembelian kambing berapa ekor beserta kandangnya. Kita akan cek nanti,” tandasnya.

Baca Juga :  Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan

Ia menambahkan, pihaknya ingin memastikan setiap anggaran yang bersumber dari dana pemerintah direalisasikan sesuai spesifikasi dan alokasi yang telah ditetapkan.

“Jangan sampai anggaran pemerintah disalahgunakan. Makanya akan kita cek dan audit anggarannya,” pungkasnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura
Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan
Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum
Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral
Viral! Pantai Slopeng Diprotes Wisatawan, Tiket Mahal Hanya Disuguhi Sampah

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:41 WIB

Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:21 WIB

Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:43 WIB

Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis

Sabtu, 18 April 2026 - 09:30 WIB

Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi

Berita Terbaru

TEGAS: Ketua Umum LBH Madani Putra, Kamarullah saat Memberikan Sambutan di acara Diklat Paralegal yang di gelar di Kampus UNIJA Madura Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:44 WIB