Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GELAP: Proyek Jembatan di depan SPBU Pakandangan, minim pengaman dan penerangan hingga kerap pengendara alami kecelakaan (Foto Istimewa)

GELAP: Proyek Jembatan di depan SPBU Pakandangan, minim pengaman dan penerangan hingga kerap pengendara alami kecelakaan (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Proyek perbaikan jembatan di depan SPBU Pakandangan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menuai sorotan tajam dari masyarakat.

Minimnya rambu-rambu dan fasilitas pengamanan di lokasi proyek dinilai membahayakan pengguna jalan hingga memicu kecelakaan berulang.

Jembatan yang berada di jalur utama penghubung wilayah selatan Sumenep-Pamekasan itu disebut tidak dilengkapi sistem pengamanan lalu lintas yang memadai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada malam hari, kondisi lokasi proyek terlihat gelap dengan penerangan yang minim, sehingga pengendara kerap tidak menyadari adanya penyempitan jalan maupun material proyek di sekitar area pengerjaan.

Warga sekitar mengaku sering menyaksikan pengendara sepeda motor terjatuh akibat tidak adanya tanda peringatan yang jelas di lokasi proyek.

“Sudah sering ada yang jatuh, terutama malam hari. Banyak pengendara kaget karena tidak ada rambu yang jelas,” ujar warga setempat berinisial AM, Sabtu (23/5/2026).

Baca Juga :  LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa

Tak hanya minim papan peringatan, masyarakat juga menyoroti absennya lampu hazard, traffic cone, hingga petugas pengatur lalu lintas di area proyek.

Padahal, arus kendaraan di jalur tersebut tergolong padat dan menjadi akses utama masyarakat setiap hari.

Kondisi itu memunculkan kekhawatiran warga terhadap lemahnya standar keselamatan kerja proyek yang dinilai mengabaikan keamanan pengguna jalan.

Warga mendesak kontraktor pelaksana maupun instansi terkait segera mengambil langkah cepat dengan menambah rambu-rambu, lampu penerangan, pembatas jalan, serta sistem pengamanan lain demi menekan risiko kecelakaan.

Selain itu, masyarakat juga meminta agar proses pengerjaan jembatan dipercepat sehingga aktivitas warga dan keselamatan pengguna jalan dapat kembali normal.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor pelaksana maupun instansi terkait yang menangani proyek perbaikan jembatan tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga dan dugaan minimnya fasilitas keselamatan di lokasi proyek. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan
Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan
Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura
Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis
Video Asusila 4 Menit 27 Detik Viral, Pelajar SMP di Pamekasan Diamankan Polisi
Dikejar Permintaan Pasar, PR Makayasa Siapkan Pabrik Baru dan Rekrut Ribuan Karyawan
Diduga Jadi Sarang Miras, Mr. Ball di Sumenep Tetap Buka Seolah Kebal Hukum
Aksi Pemilik SPPG di Pamekasan Joget Sambil Hamburkan Uang di Konser Valen Viral

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:22 WIB

Inspektorat Sumenep Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana BUMDes Meddelan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:41 WIB

Dana Desa Meddelan Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Inspektorat Sumenep Didesak Turun Tangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:21 WIB

Suarakan Semangat Nasionalisme, IWO Sumenep Kembali Hadirkan Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno 2026 se-Madura

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:43 WIB

Nasib 5.224 PPPK Paruh Waktu Jadi Prioritas, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Strategis

Berita Terbaru

TEGAS: Ketua Umum LBH Madani Putra, Kamarullah saat Memberikan Sambutan di acara Diklat Paralegal yang di gelar di Kampus UNIJA Madura Sumenep (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

LBH Madani Dorong Pembentukan Pos Bantuan Hukum di Tingkat Desa

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:44 WIB