SUMENEP, Seputar Jatim – Di tengah momentum libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan optimal, khususnya layanan kegawatdaruratan.
Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu tetap mengoperasikan Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam penuh. Sementara itu, pelayanan poli rawat jalan ditutup sementara pada 27–28 Mei 2026 menyesuaikan ketentuan libur nasional dan cuti bersama.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati, menegaskan bahwa kesiapan pelayanan selama masa libur merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menjamin akses kesehatan masyarakat tetap tersedia kapan pun dibutuhkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang tidak mengenal waktu libur. Karena itu, kami memastikan layanan IGD tetap beroperasi selama 24 jam dengan dukungan tenaga medis dan petugas kesehatan yang siaga,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, seluruh unsur pelayanan rumah sakit telah diinstruksikan untuk tetap menjalankan tugas secara profesional dengan mengedepankan kecepatan penanganan serta kenyamanan pasien.
Ia menilai momentum Idul Adha juga harus dimaknai sebagai penguatan nilai kemanusiaan, termasuk dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.
“Seluruh tenaga kesehatan kami diminta tetap memberikan pelayanan secara maksimal dengan sikap yang humanis, responsif, dan profesional. Kami ingin masyarakat tetap merasa aman saat membutuhkan layanan kesehatan selama libur berlangsung,” ujarnya.
Selain menyiagakan tenaga medis, manajemen rumah sakit juga memastikan kesiapan fasilitas penunjang dan sistem pelayanan agar proses penanganan pasien berjalan lancar tanpa hambatan.
dr. Erliyati menambahkan, budaya kerja di lingkungan rumah sakit terus diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik melalui semangat “Bismillah Melayani” yang menjadi nilai utama dalam melayani masyarakat.
“Semangat pelayanan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar slogan. Kami ingin kehadiran rumah sakit benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama pada saat kondisi darurat,” tuturnya.
Ia berharap masyarakat dapat menjalani Hari Raya Idul Adha dengan sehat dan nyaman, sementara layanan kesehatan tetap tersedia bagi warga yang membutuhkan penanganan medis sewaktu-waktu. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com









