SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus mendorong terciptanya budaya kerja yang sehat, bersih, dan produktif di lingkungan pemerintahan.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembiasaan senam peregangan bersama bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) usai pelaksanaan apel gabungan.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Pemkab Sumenep itu diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Agus Dwi Saputra, bersama para asisten, staf ahli Bupati, serta seluruh ASN.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Senam peregangan tersebut bukan sekadar aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran aparatur tentang pentingnya kesehatan di tengah rutinitas pekerjaan.
Sekdakab Sumenep, Agus Dwi Saputra, menegaskan bahwa menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan sehat merupakan tanggung jawab seluruh ASN. Menurutnya, budaya kerja yang baik tidak cukup hanya mengandalkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas, tetapi juga harus diimbangi kepedulian terhadap kesehatan diri dan lingkungan perkantoran.
“Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan kerja merupakan tanggung jawab bersama seluruh ASN. Kami ingin membangun budaya kerja yang tidak hanya mengedepankan kedisiplinan, tetapi juga kesehatan, kebugaran, dan produktivitas aparatur,” ujarnya, Senin (2/11/2026).
Ia berharap, kegiatan senam peregangan dapat menjadi kebiasaan positif yang dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh ASN di lingkungan Pemkab Sumenep.
Agus menjelaskan, kondisi fisik yang sehat dan bugar memiliki peran penting dalam menunjang konsentrasi, semangat, serta optimalisasi kinerja aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan maupun memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan senam peregangan ini, kami berharap seluruh ASN semakin sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tubuh. Dengan kondisi fisik yang sehat dan lingkungan kerja yang bersih serta nyaman, pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa budaya kerja sehat harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam aktivitas sehari-hari, bukan sekadar menjadi imbauan saat pelaksanaan apel.
Hal tersebut dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan ruang kerja, menciptakan lingkungan perkantoran yang nyaman, menjaga kesehatan tubuh, hingga meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas.
“Kami ingin kebiasaan positif ini terus dijaga dan menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan Pemkab Sumenep. ASN yang sehat, disiplin, dan produktif merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan semakin baik bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui pembiasaan tersebut, Pemkab Sumenep berharap tercipta lingkungan kerja yang semakin bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme aparatur.
Dengan sumber daya manusia yang sehat, bugar, dan memiliki semangat kerja tinggi, kualitas penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik di Kabupaten Sumenep diharapkan terus meningkat. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com










