Gubernur Khofifah Ajak Influencer Jadi Speaker Wujudkan Jatim Harmoni

- Redaksi

Minggu, 15 Desember 2019 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

East Java Social Media Summit (EJSMS) 2019 digelar Sabtu malam (14/12) di Gedung Negara Grahadi Surabaya. (Fahmi/ SJ Foto)

East Java Social Media Summit (EJSMS) 2019 digelar Sabtu malam (14/12) di Gedung Negara Grahadi Surabaya. (Fahmi/ SJ Foto)

SURABAYA, seputarjatim.com Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak para pegiat media sosial (medsos) di seluruh daerah di Jawa Timur menjadi ‘speaker’ dalam menyuarakan Jawa Timur yang rukun dan harmoni.

Hal tersebut disampaikan Khofifah saat memberikan sambutan dalam East Java Social Media Summit (EJSMS) 2019 yang mengambil tema ‘Jawa Timur Digital in Harmony’ pada Sabtu malam (14/12) di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

“Saya mohon para pegiat medsos di Jatim Summit 2019 ini akan menjadi bagian sebagai speaker, untuk menyampaikan pada dunia tentang hidup rukun penuh harmoni dari bumi Majapahit – Jawa Timur. Dari bumi Majapahit inilah Bhinneka Tunggal Ika diperkenalkan, dan dari bumi Majapahit inilah Merah Putih dikibarkan,” ungkapnya.

Khofifah mengatakan, tidak berlebihan jika menyebut Jawa Timur sebagai jantungnya Indonesia. Mengingat dari Jawa Timur ini lahir Mpu Tantular yang menulis kitab Sutasoma dan dikenalkan Bhinneka Tunggal Ika tan hana dharma mangrwa yang menjadi semboyan persatuan dalam keberagaman di Indonesia.

Baca Juga :  BPBD Sumenep : 80 dari 111 Penumpang Sudah Dievakuasi

“Kalau ada Mpu Tantular di jaman Majapahit, maka pegiat medsos ini bisa melampaui batas-batas kekuasaan Majapahit saat itu. Kalau majapahit dulu wilayahnya adalah nusantara, tapi pegiat medsos bisa merambah seluruh dunia. Dari bumi Majapahit inilah referensi tentang kebhinekaan kita hidupkan dan kita wujudkan,”ujar Khofifah.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah memaparkan fakta mengenai hasil survei Litbang Kementerian Agama yang menyebutkan bahwa kerukunan di Jawa Timur menempati urutan ke 17 dari 34 provinsi.

“Ini memberi signal ada indikasi kurang harmoni, sehingga saya ingin menjawab survei tersebut dengan membangun sinergitas diantara kita, saling mentransformasikan nilai-nilai kebaikan, saling memberikan inovasi bagaimana kita menyampaikan pesan-pesan kebaikan dan saling membangun kolaborasi bagaimana semua ini bisa tersapa dan tersambung dengan penuh harmoni ,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga meminta pegiat medsos di Jatim untuk berkolaborasi dan menanggalkan sekat wilayah dan ego pribadi demi kemajuan Jawa Timur. Selain itu, ia juga berharap agar pegiat medsos terus berinovasi seperti yang diinginkan oleh Presiden Joko Widodo.

Baca Juga :  Setiap Hari, Pemkab Sumenep Bagi-Bagi Takjil Gratis kepada Masyarakat selama Bulan Ramadhan

“Pak Jokowi, dalam satu kesempatan berpesan untuk berinovasi dengan menggunakan teknologi. Berikutnya pesan beliau, ibukota negara akan segera pindah ke Kalimantan Timur. Maka berbagai program strategis akan dikembangkan disana. Saya berharap Jawa Timur harus siap menjadi sentrum perpindahan ibukota Negara tersebut. Apalagi kita punya banyak kedekatan dengan Kaltim,” imbuhnya.

“Saya ucapkan terimakasih pegiat sosmed se Jatim telah berkenan hadir, saya juga berharap selanjutnya akan ada semacam pertemuan tahunan, annual meeting ada sesuatu untuk kita create bersama. Saya berharap kita bisa bersinergi dan kolaborasi bersama sehingga menghasilkan energi yang besar,” tambah dia.

Agenda EJSMS 2019 tersebut diikuti sebanyak 200 lebih influencer dan pegiat media sosial dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Kegiatan yang digelar di Hotel Kampi tersebut juga diisi sejumlah talkshow dengan menghadirkan Produser Opini.id Indra Dahfaldi dan CSO Provetic Shafiq Pontoh. (mi/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Berita Terbaru