Gubernur Khofifah Resmikan dan Serahkan Bangunan SD di Donggala Pasca Gempa dan Tsunami

- Redaksi

Rabu, 12 Februari 2020 - 12:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SOLIDARITAS: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan bantuan pasca gempa dan tsunami di Donggala, Rabu, 12/02/2020. (Fahmi/SJ Foto)

SOLIDARITAS: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan bantuan pasca gempa dan tsunami di Donggala, Rabu, 12/02/2020. (Fahmi/SJ Foto)

DONGGALA, seputarjatim.com– Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja dalam rangka meninjau pengelolaan bantuan dan dukungan yang telah diberikan oleh masyarakat dan Pemprov Jatim, dalam penanganan bencana gempa dan tsunami yang terjadi pada tahun 2018 lalu di Kab. Donggala, Sulawesi Tengah, pada Rabu (12/2).

Seperti diketahui, bencana gempa dan tsunami berkekuatan 7,4 skala richter (SR) yang mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat tanggal 28 September 2018 telah menyebabkan banyak korban jiwa, kerusakan dan kerugian yang luar biasa.

Pada kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah juga didampingi secara langsung Bupati Donggala Kasman Lassa, dan beberapa pejabat Pemprov. Sulteng serta Para kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah juga meresmikan 1 unit gedung SDN 9 Dalaka, Kec. Sindue, Kab. Donggala, Sulawesi Tengah. Yang peresmiannya memang sudah ditunggu oleh masyarakat Donggala, utamanya agar anak-anak bisa mendapat tambahan fasilitas untuk kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga :  Khofifah Gagas Wisata Penangkaran Cenderawasih dan Kakatua di Jatim

Khofifah sapaan akrab Gubernur Jatim menjelaskan, SDN 9 Dalaka tersebut merupakan hasil dari bantuan dan kepedulian masyarakat Jatim yang jumlah total bantuannya mencapai Rp. 3,8 Milyar. Selain SDN 9 Dalaka, SDN lain yang berhasil dibangun yaitu SDN 22 Lende Ntovea Kec. Sirenja. Dimana, pada setiap sekolah mendapatkan 6 ruang belajar, 1 ruang guru, dan 2 kamar mandi.

“Kami harap SDN ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat khususnya semua anak-anak Donggala tepatnya yang berada di Kec. Sindue dan Kec. Sirenja, sehingga mereka bisa memiliki semangat dan motivasi yang tinggi untuk belajar,” harap gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Lebih lanjut dijelaskan Khofifah, sebagai langkah cepat dalam penanganan bencana gempa dan tsunami tersebut, usai kejadian Pemprov Jatim juga mengirimkan tim advance yg terdiri dari BPBD, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Prov. Jatim sebagai penyambung koordinasi dan komunikasi dari Pemrov jatim dengan tim penanganan bencana Gempa dan Tsunami di Palu. Pemprov Jatim juga membuka posko penerimaan bantuan di kantor BPBD Prov. Jatim.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Tambah Dokter Spesialis untuk RS Abuya di Kepulauan

“Pemprov Jatim telah mengirimkan bantuan ke Donggala dengan total bantuan berupa 38 truck berisi bahan makanan, perlengkapan bayi dan perempuan mengggunakan KRI Makasar dan KMP Drajat Paciran, bersama 20 Personil dari BPBD dan Relawan, 1 unit mobil Rescue, 1 unit pick up serta 1 truck serbaguna,” urai mantan Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini.

Lebih lanjut dijelaskan, Pemprov Jatim juga telah membantu pemulangan warga Jatim maupun warga di luar Jatim dari Palu usai kejadian bencana, dengan total warga sebanyak 1720 jiwa. Untuk warga Jatim sebanyak 1410 jiwa yang berasal diantaranya dari Lamongan, Tuban, Malang, Sumenep, Bojonegoro, Banyuwangi, Jember, Trenggalek, Mojokerto dan Pasuruan. Sedangkan, warga dari luar Jatim sebanyak 310 jiwa yang berasal dari Jawa Tengah, Palembang, Jakarta, Jawa Barat, dan Lampung. (mi/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sumenep dan Pemkab Sepakati 8 Raperda, Siap Masuk Tahap Registrasi
Pemkab Sumenep Boyong Tiga Penghargaan Syariah Award Jawa Timur sebagai Juara 1
Kantor JIP Diresmikan, Ribut Baidi Dorong Jurnalis Tetap Kritis dan Berani
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru Dibekali Literasi Digital dan AI
PBH Jatim Buka Diskusi Hukum Lingkungan, Tambang Ilegal di Sumenep Jadi Perhatian
Wabup Sumenep Buka Festival Tani Ganding 2026, Sebut Bisa Jadi Pilot Project
Lakpesdam NU Tagih Langkah Nyata DPRD Soal THM di Sumenep: Aspirasi Hanya Jadi Catatan Rapat
35 Perusahaan Ramaikan Sumenep Job Fair 2026, Akses Lowongan Kerja Dibuka Lebar

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:22 WIB

DPRD Sumenep dan Pemkab Sepakati 8 Raperda, Siap Masuk Tahap Registrasi

Senin, 28 September 2026 - 12:49 WIB

Pemkab Sumenep Boyong Tiga Penghargaan Syariah Award Jawa Timur sebagai Juara 1

Sabtu, 26 September 2026 - 20:12 WIB

Kantor JIP Diresmikan, Ribut Baidi Dorong Jurnalis Tetap Kritis dan Berani

Sabtu, 26 September 2026 - 18:21 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media, Guru Dibekali Literasi Digital dan AI

Rabu, 23 September 2026 - 00:20 WIB

Wabup Sumenep Buka Festival Tani Ganding 2026, Sebut Bisa Jadi Pilot Project

Berita Terbaru