Home / Tak Berkategori

RSUD Sumenep Respon Isu Corona

- Redaksi

Selasa, 17 Maret 2020 - 14:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

RSUD Mohammad Anwar Sumenep menggelar konferensi pers membahas isu penyebaran virus corona, Selasa, 17/03/2020. (Didik/SJ Foto)

RSUD Mohammad Anwar Sumenep menggelar konferensi pers membahas isu penyebaran virus corona, Selasa, 17/03/2020. (Didik/SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com- Untuk menjamin ketenangan di masyarakat, RSUD Mohammad Anwar Sumenep menggelar konferensi pers seputar isu penyebaran virus corona (covid-19) di ruang pertemuan rumah sakit, Selasa, 17/03/2020.

Hadir dalam konferensi pers tersebut Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim, Dandim, Kapolres, dan Direktur RSUD Mohammad Anwar. Dalam pidatonya, Bupati Busyro meminta agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi penyebaran virus mematikan ini.

“Pemerintah daerah akan membahas penyediaan anggaran pencegahan virus corona sebesar 2,5 milyar,” tegas Bupati Busyro kepada wartawan.

Lebih lanjut menurut Busyro, masyarakat tetap diimbau beraktifitas dengan tetap mewaspadai faktor resiko penularan.

“Kita tidak perlu melarang masyarakat ke pasar, namun mereka tetap harus membekali diri dengan masker misalnya,” imbuh Busyro.

Pihak RSUD Mohammad Anwar Sumenep menjelaskan bila hingga saat ini status rumah sakit terbesar di Sumenep ini tidak menjadi rumah sakit rujukan penanganan virus corona.

“Sebenarnya kita sudah pernah menemukan dua warga dengan status orang dalam pengawasan corona. Kita langsung rujuk ke Surabaya,” terang dr Andre Wahyudi, dokter Spesialis Paru.

Baca Juga :  Soal THR Lebaran, Gubernur Khofifah : Perusahaan Wajib Bayar

Sebagai langkah preventif corona, menurut Andre perlu digaungkan budaya sehat dan bersih di tengah masyarakat.

“Budaya cuci tangan, menjauhi keramaian, olahraga, dan terpenting makan makanan bergizi,” urai Andre.

Direktur RSUD Mohammad Anwar Sumenep, dr Erliyati mengaku siap melakukan pengawasan pasien yang masuk ke rumah sakit dan menunjukkan gejala virus corona.

“Kita akan intens berkoordinasi dengan puskesmas, dan semua kelompok masyarakat di bawah,” kata dr Erliyati. (mg3/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam
Trainer PTC Gelar Pelatihan BTCLS di Pamekasan, Cetak Perawat Profesional, Unggul dan Kompeten
Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu
Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Trainer PTC Gelar Pelatihan BTCLS di Pamekasan, Cetak Perawat Profesional, Unggul dan Kompeten

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Berita Terbaru