Dinkes Pacitan: 957 Pasien Terjangkit Hepatitis A

- Redaksi

Senin, 1 Juli 2019 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Eko Budiono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan. (dok. Dinkes Pacitan)

Eko Budiono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan. (dok. Dinkes Pacitan)

Pacitan, seputarjatim.com Penderita Hepatitis A di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, mendekati angka 1000 orang. Sesuai data yang dirilis Dinas Kesehatan setempat, hingga minggu (31/06/2019) sudah ada 957 pasien yang terjangkit penyakit kuning itu.

Diperkirakan jumlah pasien akan terus bertambah mengingat saat ini belum masuk  masa klinis inkubasi atau puncak penyebaran virus.

“Kami perkirakan akan terus bertambah karean belum masuk puncak penyebaran atau masa klinis inkubasi. Rata rata inkubasinya sekitar 30 hari,” terang Eko Budiono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan.

Sebelumnya Pemkab Pacitan telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) penyebaran Hepatitis A, pada 25 Juni 2019 lalu. Saat ini hampir seluruh tempat pelayanan kesehatan baik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Puskesmas mengalami overload pasien. Sebagian pasien bahkan harus dirawat di lorong-lorong puskesmas.

Baca Juga :  Sambut HUT MA Ke-77, Pengadilan Negeri Sumenep Gelar JJS Dan Senam Bersama

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan setempat juga telah membagikan secara gratis, kaporit, antiseptik, dan pembersih lantai kepada warga. Dinkes juga menghimbau warga untuk senantiasa menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar. (hdr/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Kolaborasi Pengawasan Layanan JKN, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat
RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H
RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi
Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026
Harkitnas ke-118, RSUD Moh Anwar Sumenep Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Berkualitas
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
ACCESS Siap Teliti Dampak MBG terhadap Gizi Anak di Pamekasan, DPRD dan Dinkes Beri Dukungan Penuh

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:55 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:13 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Kolaborasi Pengawasan Layanan JKN, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:44 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:01 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:40 WIB

Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026

Berita Terbaru

BERDISKUSI: GMNI Sumenep saat melakukan audiensi di Kantor Inspektorat Sumenep, terkait dugaan korupsi BUMDes Meddelan (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

GMNI Sumenep Desak Inspektorat Tuntaskan Audit BUMDes Meddelan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:56 WIB