Home / Tak Berkategori

Zona Merah, Sumenep Perketat Jalur Masuk

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2020 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Kodim Sumenep berjaga di pintu masuk Kabupaten Sumenep untuk memeriksa kesehatan warga beberapa waktu lalu untuk mencegah penyebaran covid-19.(Dok.seputarjatim.com)

Anggota Kodim Sumenep berjaga di pintu masuk Kabupaten Sumenep untuk memeriksa kesehatan warga beberapa waktu lalu untuk mencegah penyebaran covid-19.(Dok.seputarjatim.com)

SUMENEP, seputarjatim.com- Peta sebaran penularan virus corona (covid-19) di Jawa Timur, Jumat, 24/04/2020, berubah. Sumenep, menjadi Kabupaten ketiga di Madura yang masuk dalam kategori zona merah.

Pemerintah setempat langsung merespon kondisi ini dengan melakukan langkah-langkah pencegahan. Salah satunya yakni memperketat jalur masuk ke Kabupaten Sumenep.

“Ini kita bertugas di Pos Pantau Covid-19, Kecamatan Pasongsongan. Semua kendaraan yang masuk kita periksa. Kita semprot disenfektan. Disini gerbang masuk Kabupaten Sumenep dari wilayah pantura,” terang Koptu Arofik, Anggota Kodim 0827 Sumenep.

Lebih lanjut menurut Arofik, petugas yang berjaga di pos pantau Pasongsongan terdiri dari kepolisian, TNI, dan tim medis.

“Semua wajib turun, kendaraan pribadi maupun umum. Kita waspada corona, ini instruksi pimpinan,” tegasnya.

Baca Juga :  Gara-Gara Main Judi Slot, Warga Talang Sumenep Harus Mendekam Dibalik Jeruji Besi

Sebelumnya dalam rilis Jumat malam, 24/04/2020, Ketua Gugus Tugas Covid-19, Abuya Busyro Karim menyampaikan kepastian adanya 4 warga Sumenep yang terinfeksi virus corona. Keempat warga tersebut berasal dari Kota Sumenep, Kecamatan Bluto dan Saronggi. (mg2/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semangat Muharram, DRT The Big Family Gelar Khitan Gratis untuk 200 Anak
Puluhan Pohon Jati Aset Desa Nonggunong Diduga Ditebang Ilegal, Pj Kades Minta Polisi Usut Tuntas
Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar
4 Pejabat Eselon II Dilantik, Bupati Sumenep Minta Program Prioritas Segera Dieksekusi
Ketua DPRD Sumenep Buka Suara, Bantah Tudingan Lembaganya Tertutup
Bupati Sumenep Salurkan Bantuan untuk Lembaga Keagamaan dan Mahasiswa Kurang Mampu
Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Bupati Sumenep Minta Nilai Kesabaran dan Keikhlasan Terus Dijaga
Usung Tema Songennep Sodek Parjuga, Logo Hari Jadi Sumenep ke-758 Resmi Diperkenalkan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:19 WIB

Semangat Muharram, DRT The Big Family Gelar Khitan Gratis untuk 200 Anak

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:44 WIB

Puluhan Pohon Jati Aset Desa Nonggunong Diduga Ditebang Ilegal, Pj Kades Minta Polisi Usut Tuntas

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:44 WIB

Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:08 WIB

4 Pejabat Eselon II Dilantik, Bupati Sumenep Minta Program Prioritas Segera Dieksekusi

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:43 WIB

Ketua DPRD Sumenep Buka Suara, Bantah Tudingan Lembaganya Tertutup

Berita Terbaru

BERBATIK: Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, menegaskan komitmen lembaganya dalam menerapkan keterbukaan informasi publik dan memperluas partisipasi masyarakat dalam proses legislasi daerah (Foto Istimewa)

Pemerintahan

Ketua DPRD Sumenep Buka Suara, Bantah Tudingan Lembaganya Tertutup

Selasa, 23 Jun 2026 - 13:43 WIB