Ribuan Santri Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo Yang Akan Balik Ke Pondoknya Diberi Pelayanan Rapid Tes Gratis Oleh Bupati Sumenep

- Redaksi

Senin, 17 Mei 2021 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP,seputarjatim.com,– Bupati Sumenep Ach.Fauzi.,SH.,MH., memberikan pesetujuan untuk memberikan pelayanan Rapid Tes Anti Gen atau GeNoses secara gratis terhadap Ribuan santri asal Sumenep yang nyantri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Asembagus Situbondo, yang akan melakukan arus Balik Berjama’ah (BAJA) ke Pondoknya tanggal 19 Mei 2021 dan tanggal 21 Mei 2021.

Persetujuan Bupati tersebut diberikan atas permohonan yang diajukan oleh Ketua Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) Rayon Sumenep, Ustadz Imam Mawardi., S.Pd.I., yang memohon kepada bupati agar rapid tersebut diberikan secara gratis mengingat sebagian besar santri tersebut terdiri dari golongan menengah ke bawah.

“benar, tadi sudah saya setujui,” tulis Bupati kepada wartawan melalui chat whas’App. (07/05).

Menurut Bupati, terdapat dua alasan mengapa digratiskan. Pertama, santri tersebut berasal dari kelas menengah ke bawah sehingga patut dibantu. Yang kedua, kata Bupati, sebagai bentuk penghormatan terhadap kaum santri.

Baca Juga :  254 Atlet Siap Berlaga di Pekan Porprov Jatim 2025, Ini Harapan Bupati Sumenep

Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa pihaknya memiliki perhatian khusus terhadap kaum santri karena tidak hanya sekadar menjadi simbol dari kekuatan moral masyarakat, melainkan juga telah menanjak menjadi simbol kekuatan Ilmu Pengetahuan sehingga keberadaannya patut dihormati.

Sementara itu, menurut Mawardi (panggilan akrabnya), jumlah santri asal Sumenep yang akan melakukan Arus Balik Berjama’ah (BAJA) ke pondoknya di Sukorejo itu tidak kurang dari 1.654 orang santri yang akan dilakukan Rapid Tes Anti Gen terlebih dulu sebelum kembali ke pondok.

Kewajiban Rapid itu kata Mawardi karena sudah ditentukan oleh Pengasuh Pondok Pesantren melalui surat edaran yang disampaikan kepada IKSASSS tanggal 19 Mei 2021, yaitu agar setibanya di pondok santri sudah bebas dari Covid-19.

Baca Juga :  Jambore Tagana 2019, Gubernur Khofifah Ajak Tagana Kurangi Sampah Plastik

Lebihlanjut Mawardi menjelaskan bahwa kegiatan Rapid Tes Anti Gen secara gratis terhadap ribuan santri tersebut akan dilakukan secara bertahap, yakni terhitung sejak hari Rabu-Kamis, tanggal 19 s/d 20 Mei 2021.

Masih menurut Mawardi, Rapid akan dilakukan berbasis puskesmas yaitu setiap santri akan dilayani oleh Puskesmes di daerah domisili santri yang akan melakukan Arus Balik tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Sumenep, ketika dikonfirmasi mengenai kesiapannya untuk melakukan Rapid gratis terhadap ribuan santri tersebut hingga berita ini tayang belum dapat dikonfirmasi. (Red).

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Berita Terbaru