3 Calon Pelatih Tim Futsal Jatim

- Redaksi

Kamis, 29 Desember 2022 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Heri Wicaksono)

(Foto: Heri Wicaksono)

SURABAYA, seputarjatim.com- Eko M. Purbo, Sai Dong, dan Ardi Wahyudi. Inilah tiga nama yang diajukan oleh Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jawa Timur (Jatim) untuk mengikuti fit and proper test di KONI Jatim. Mereka digadang sebagai pelatih tim futsal Jatim proyeksi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

Mereka menjadi kandidat karena memiliki lisensi AFC Level 2. Yang merupakan lisensi tertinggi bagi para pelatih futsal di Indonesia saat ini. Wakil Sekretaris Umum AFP Jatim Andhika Amorino mengungkapkan, ketiganya telah mengikuti fit and proper test di KONI Jatim pada Oktober lalu.

“Jawa Timur sebenarnya memiliki enam pelatih yang mengantongi lisensi AFC Level 2. Dari enam pelatih yang kami tawarkan untuk mengikuti fit and proper test, ketiga pelatih itu yang berkenan,” kata Andhika.

Baca Juga :  Bajol Ijo Takluk di Kandang Elang Jawa

Ketiga nama itu sudah dikenal di Jatim. Sai Dong adalah pelatih senior yang pernah menukangi tim Kota Surabaya di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV 2015. Ardi tercatat sebagai pelatih tim putri Musi Rawas, peserta Women Pro Futsal League. Sementara Eko Purbo adalah pelatih yang memimpin tim Jatim di PON XX 2021 di Papua. Tapi Eko gagal membawa pulang medali dari Papua. Sebab Jatim hanya finis keempat.

Baca Juga :  Unik, Hamka Hamzah jadi Pelatih dadakan Arema U-21

Sementara tiga nama lainnya memilih tidak mengambil kesempatan itu dengan pelbagai alasan. Usa Laksono dan Hendy Romadhon, misalnya. Mereka sudah menjadi bagian dari tim pelatih Unggul FC Malang. Satu nama lainnya, Agi Renata memutuskan tidak mengikuti fit and proper test karena faktor pekerjaan.

“Kami akan mengumumkan terkait penunjukan pelatih PON pada Kongres, Januari nanti. Sekaligus pengumuman terkait seleksi pemain,” ungkap Andhika.

Sementara itu, sebelum turun di PON XXI 2024, seluruh daerah harus mengikuti babak kualifikasi. Yang dikabarkan akan berlangsung Juli nanti. “Untuk venue pra-PON masih belum ada keputusan dari PB PON,” jelas Andhika. (joe/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor Cup I UPI Sumenep Jadi Tonggak Baru Pembinaan Atlet Muda Madura
Siap Cetak Generasi Madura hingga Jadi Atlet Nasional, MBS Billiard di Sumenep Resmi Dibuka
Dorong E-Sport Sumenep ke Tingkat Nasional, Achmad Fauzi Wongsojudo Siap Beri Fasilitas Penuh
STKIP CUP Ke-9 2024 Resmi Dibuka
Puluhan Atlet Bina Raga Indonesia Hadiri Event Madura Body Contest di Sumenep, Achmad Fauzi Harap Jadi Inspirasi Bagi Generasi Muda
Giat Berlatih dan Minta Doa, Perssu Madura City Bakal Tanding di Babak 16 Besar Liga 3 Kapal Api PSSI Jatim di Pasuruan
Sambut HGN 2023, MP3S Bersama Cabdin Gelar JJS
Dibuka Kadisbudporapar, Ratusan Pembalap Jajal Grasstrack Sumenep 2023

Berita Terkait

Selasa, 18 November 2025 - 13:29 WIB

Rektor Cup I UPI Sumenep Jadi Tonggak Baru Pembinaan Atlet Muda Madura

Senin, 24 Februari 2025 - 15:19 WIB

Siap Cetak Generasi Madura hingga Jadi Atlet Nasional, MBS Billiard di Sumenep Resmi Dibuka

Senin, 11 November 2024 - 06:07 WIB

Dorong E-Sport Sumenep ke Tingkat Nasional, Achmad Fauzi Wongsojudo Siap Beri Fasilitas Penuh

Rabu, 16 Oktober 2024 - 07:56 WIB

STKIP CUP Ke-9 2024 Resmi Dibuka

Sabtu, 4 Mei 2024 - 21:09 WIB

Puluhan Atlet Bina Raga Indonesia Hadiri Event Madura Body Contest di Sumenep, Achmad Fauzi Harap Jadi Inspirasi Bagi Generasi Muda

Berita Terbaru