RT, Dimana Negara Bermula

Oleh Didik Setia Budi, Budayawan Gagal, kini jurnalis TV

- Redaksi

Sabtu, 27 Mei 2023 - 22:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Supardi, Ketua RT 3 RW 16 Perum Bima Regency, Marengan Daya sedang memimpin rapat RT, Sabtu malam, 27/5/2023. (SJ photo)

Supardi, Ketua RT 3 RW 16 Perum Bima Regency, Marengan Daya sedang memimpin rapat RT, Sabtu malam, 27/5/2023. (SJ photo)

SUMENEP, seputarjatim.com- RT, singkatan dari Rukun Tetangga (RT). Kata yang pasti tak asing di telinga kita. Sejak kecil kita sering mendengarnya. Entah dari Ayah, kakak, atau Ibu kita.

Ayah mau berangkat rapat RT ya, Nak. Ibu mau arisan RT. Kakak mau ikut lomba makan kerupuk RT. Ya, pelafalan kata RT memang bahasa kita sehari-hari. Bahasa warga. Sejak lama, dan begitu hingga dewasa.

Dari RT, Negara bermula. Memang benar istilah ini. Tidak melebih-lebihkan. RT adalah organisasi formal terendah di masyarakat. RT mewarnai level teratas organisasi Negara ini. Sama halnya DPR, MPR, MA, MK, RT pun sebuah organisasi. Punya visi, dan tujuan mulia.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga sedang diskusi membahas program RT. (SJ photo)

Sejak kecil, saya sering ikut Ayah untuk sekedar rapat RT. Digandeng Ibu ke arisan RT. Ikut lomba balap karung RT, walau tak juara. Hingga saat ini, saya pun beranjak menjadi anggota RT.

Baca Juga :  Dinas PUTR Sumenep Bentuk Tiga Satgas, Demi Benahi Infrastruktur Kota dari Hulu ke Hilir

Sabtu malam, 27 Mei 2023, saya hadir di rapat RT 16 RW 3, Perum Bima Regency, Marengan Daya. Senang rasanya bisa berkumpul sesama warga RT. Dengan bersarung saya berangkat. Disana sudah berkumpul Pak Supardi, Ketua RT. Ada sesepuh RT Pak Suratman, Pak Masduki, dan sejumlah warga muda termasuk saya.

(SJ photo)

Rapat RT dulu dan sekarang tetaplah sama. Semua permasalahan warga dibahas, dicari solusinya. Ketua RT memimpin diskusi cara pengelolaan sampah, membahas papan nama jalan di setiap blok perumahan, mencari solusi segera dibangunnya masjid, membahas langkah menangkal pasukan kambing masuk ke perumahan, dan masih banyak rencana lain.

Alur diskusi RT sangat ringan namun mendalam. Semua terlibat ikut andil dalam mencari solusi. Pak Supardi, sang Ketua RT bijak mendengarkan usulan dari setiap warga.

Baca Juga :  Rekrutmen CPNS Sumenep, Dibutuhkan 310 Formasi

Rapat RT menjalin silaturahmi. Di tempat ini semua hati terpatri. Di RT saya, siapapun dan apapun sama. Rapat duduk dan lesehan bersama. Tak ada tinggi, tak ada rendah.

Jam 22.00 WIB rapat RT selesai. Kami kembali ke rumah masing-masing. Kami, semuanya bersalaman. Pak Masduki menyambut di teras rumahnya. Sama dengan rapat RT di era Ayah saya dulu. Tuan rumah kerap menyediakan menu khusus bagi tamunya. Ya, malam ini saya membawa pulang gado-gado istimewa Pak Masduki.

Bagi saya, RT adalah organisasi istimewa. Maka percayalah, jika Gubernur, Bupati, Walikota, hingga Presiden yang akan berkuasa pun ditentukan dari organisasi ini. Percaya saja lah. Salam Rukun Tetangga…! (red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura
Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep
Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar
SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan
Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan
Khofifah Indar Parawansa Bawa Paket Bantuan ke Sumenep, Rp50 Miliar Disiapkan untuk 50 Ribu Pelajar Jatim

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:51 WIB

SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:03 WIB

RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan

Berita Terbaru