Toilet Viral Sumenep Dicibir Setara Harga Rumah Subsidi Rp125 Juta

- Redaksi

Senin, 10 Juli 2023 - 16:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Meme rumah tipe 36 bersubsidi yang disebut netizen Sumenep setara dengan harga toilet viral sekolah dasar Rp 125 Juta. (Foto Istimewa)

Meme rumah tipe 36 bersubsidi yang disebut netizen Sumenep setara dengan harga toilet viral sekolah dasar Rp 125 Juta. (Foto Istimewa)

Seputarjatim.com- Mencuatnya toilet viral seharga Rp125 juta rupiah terus mendapat komentar masyarakat. Kali ini, publik menjadikannya meme karena ada kesamaan harga antara toilet SD itu dengan harga rumah sederhana tipe 36 bersubsidi, yang bertebaran di iklan properti Kota Sumenep.

“Kalau Rp125 juta dapat toilet viral dengan jumlah 4 bilik. Harganya mirip dengan rumah subsidi tipe 36, malah lebih lengkap. Ada ruang tamu, dua kamar tidur, teras, juga ada satu kamar mandinya. Luas tanahnya bahkan 72 meter persegi, lebih luas. Harga toilet seharga rumah,” sindir Salim, warga Kota Sumenep, Senin (10/7/2023).

Baca Juga :  Unik, Ribuan Warga Kediri Jalan Sehat Sarungan

Menurut Salim, rumah seharga 125 juta ini tersedia di sejumlah pengembang perumahan di Kota Sumenep. “Di babalan ada, di belakang Islamic Center, di Marengan Daya. Maksud saya, sadar apa tidak ya para pelaksana proyek toilet ini bahwa yang mereka kerjakan tidak masuk akal,” imbuh Salim yang juga tinggal dan menempati rumah subsidi di Kota Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Rektor Universitas Bahauddin Mudhari (Uniba) Madura Prof. Rachmad Hidayat meminta agar temuan toilet viral ini dapat menjadi evaluasi Dinas Pendidikan Sumenep untuk lebih serius memetakan kebutuhan dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep. Salah kaprah dalam penyusunan rencana pendidikan, menurut Prof. Rachmad dapat berakibat tidak baik.

Baca Juga :  Proses Pencairan BOP PAUD dan TK Jadi Sorotan, Publik Desak Inspektorat Audit Diknas Sumenep

“Saya lihat ada yang kurang tepat dalam penganggaran yang demikian. Karena masih banyak ya ditemukan kondisi sekolah yang misalnya bocor atau rusak, namun lebih mendahulukan toilet. Artinya skala prioritas dulu,” kata Prof. Rachmad Hidayat.

Hal senada juga disampaikan akademisi lainnya yakni Dr. Muhammad Hidayaturrahman. Menurutnya, anggaran besar toilet lebih tepatnya dialolasikan untuk kebutuhan primer pendidikan.

“Anggaran buang hajat ini pemborosan anggaran,” kata Dosen Universitas Wiraraja Sumenep ini. (*)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harvick Hasnul Qolbi Disebut Sosok Ideal Jadi Mendag di Tengah Gejolak Perdagangan Global
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 2,2 Kg Sabu di Bandara SSK II, Kurir Ditangkap Jaringan Diburu
SKK Migas dan TNI Perkuat Pengamanan Hulu Migas, Bentengi Ketahanan Energi Nasional dari Berbagai Ancaman
Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, Usai Dicopot dari Kepala BGN
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dinilai Tak Becus Jalankan Program MBG
Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama
Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan
Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:28 WIB

Harvick Hasnul Qolbi Disebut Sosok Ideal Jadi Mendag di Tengah Gejolak Perdagangan Global

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:32 WIB

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 2,2 Kg Sabu di Bandara SSK II, Kurir Ditangkap Jaringan Diburu

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:29 WIB

SKK Migas dan TNI Perkuat Pengamanan Hulu Migas, Bentengi Ketahanan Energi Nasional dari Berbagai Ancaman

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:33 WIB

Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, Usai Dicopot dari Kepala BGN

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:09 WIB

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dinilai Tak Becus Jalankan Program MBG

Berita Terbaru