Aktivis Sumenep Khawatir Konsumen Bakal Beralih ke Mie Gacoan, Diskopukmperindag Minta Pelaku UMKM Tak Perlu Silau

- Redaksi

Selasa, 11 Februari 2025 - 11:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BERDIRI KOKOH: Suasana pengerjaan tempat Mie Gacoan di Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

BERDIRI KOKOH: Suasana pengerjaan tempat Mie Gacoan di Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Kehadiran Mie Gacoan di Sumenep, Madura, Jawa Timur, dinilai menjadi tantangan besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Ekspansi agresif jaringan restoran Mie Gacoan ke berbagai kota khususnya di Sumenep, menimbulkan kekhawatiran besar bagi pelaku UKM lokal.

“Merek besar memiliki tentu punya modal besar untuk promosi, harga lebih kompetitif karena skala produksi yang masif itu, dan strategi perkembangan pemasaran berbasis media sosial begitu agresif,” ujar Aktivis Sumenep, Andi Irawan, Selasa (11/2/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  DPRD Sumenep Resmi Umumkan Fauzi - Imam sebagai Pemenang Pilkada 2024

Sedang UKM lokal, pihaknya menganggap sulit bersaing karena mereka tidak memiliki akses ke modal besar atau jaringan distribusi yang efisien.

Menurutnya, Mie Gacoan hadir dengan suasana modern, dan sistem pemesanan digital, serta harga terjangkau, sehingga nanti banyak konsumen yang beralih.

“Meskipun itu hadir untuk memberikan pengalaman dengan kualitas tinggi dengan ekspansi menciptakan lapangan kerja baru di Sumenep, seharusnya pemerintah daerah harus mengkaji ulang kehadiran Mie Gacoan di Sumenep,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Diskopukmperindag Sumenep, Moh. Ramli mengatakan, secara regulasi siapapun boleh melakukan investasi membuka usaha di Sumenep.

“Sepanjang itu sudah sesuai di ketentuan terutama di perijinannya saya kira sah-sah saja. Lalu dampaknya, kita itu memandang tidak hanya satu sudut pandang, bisa itu menjadi pemicu motivasi kepada persaingan antar pelaku usaha,” tegasnya.

Pemicu dan motivasi tersebut, sambung dia, jadi masyarakat Sumenep, sekiranya bisa sesuai dengan level dan kemampuan modal yang bersangkutan, tinggal memanfaatkan peluang saja.

“Bahkan dorongan kami kepada pelaku UMKM lokal ini tidak perlu silau dan takut kepada pengusaha besar,” imbuhnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri
Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Berita Terbaru