Home / Tak Berkategori

Arogan, Camat Tambelangan Sampang Disoal

- Redaksi

Kamis, 27 Juni 2019 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Koordinasi antara DPRD dan Panitia PAW Desa Baturasang, berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Sampang, Kamis (27/06/2019). (istimewa)

Suasana Rapat Koordinasi antara DPRD dan Panitia PAW Desa Baturasang, berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Sampang, Kamis (27/06/2019). (istimewa)

Sampang, seputarjatim.com- Camat Tambelangan, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, bersikap arogan dengan menghalang-halangi tugas wartawan yang hendak mewawancarai Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa-Antar Waktu (P2KD-AW), Desa Batorasang, di gedung DPRD Kabupaten Sampang, Rabu (27/6/2019).

Tindakan ini terjadi seusai rapat koordinasi pelaksanaan Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Batorasang yang berlangsung di Gedung DPRD setempat.

Saat rapat ditutup, yang bersangkutan bertindak arogan karena meminta Abdul Bari, Ketua P2KD, untuk tidak meladeni wawancara yang sedang dilakukan awak media.

Baca Juga :  PT Garam Bantu Tong Sampah Bagi Warga Tanjung Sampang

“Jangan-jangan, ke Pak Malik saja (Kepala DPMD-red), jangan ke P2KD, sudah mas, tidak usah, off the record, no komen,” teriak Camat Tambelangan Sulhan sembari mendorong panitia keluar ruangan.

Aksi ini spontan menimbulkan reaksi para wartawan yang tengah melakukan peliputan.

Baca Juga :  Hasil Rapid Test Lima Orang Yang Terjaring Razia PSBB Positif Covid-19

“Sikap itu tidak etis ditunjukkan oknum sekelas Camat. Seperti tidak menunjukkan sikap seorang pejabat saja,” ujar Muhlis Wartawan Koran Madura.com.

Hal senada juga disampaikan Mohammad Iqbal, wartawan radarmadura.id. “Ini tindakan yang kelewat batas, kita mau wawancara kenapa dihalangi, kita bekerja dilindungi UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” jelasnya. (rh/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Disuspend ke Diprotes, Menu Nasi Kebiruan SPPG Jadung Bikin Siswa Enggan Makan
Petugas Rutan Sumenep Gagalkan Sabu yang Disembunyikan dalam Nasi Padang
IWO Sumenep Minta SE Segera Terbit, Intimidasi SPPG terhadap Guru Harus Dihentikan
Paripurna DPRD, Wabup Sumenep Tegaskan LKPJ 2025 Penuh Capaian dan Prestasi
SPPG Lenteng Timur 3 Kembali Langgar, MBG Baru Datang Saat Siswa Pulang
Infrastruktur Jadi PR Besar, Fraksi PAN DPRD Sumenep Minta Pemkab Tak Tinggal Diam
Suara Rakyat Jadi Pijakan, DPRD Sumenep Kawal Hasil Reses II
THR Jangan Terkuras Usai Lebaran, BPRS Bhakti Sumekar Ajak Warga Sumenep Lebih Cermat Atur Keuangan

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 22:44 WIB

Dari Disuspend ke Diprotes, Menu Nasi Kebiruan SPPG Jadung Bikin Siswa Enggan Makan

Rabu, 1 April 2026 - 12:06 WIB

Petugas Rutan Sumenep Gagalkan Sabu yang Disembunyikan dalam Nasi Padang

Rabu, 1 April 2026 - 08:32 WIB

IWO Sumenep Minta SE Segera Terbit, Intimidasi SPPG terhadap Guru Harus Dihentikan

Rabu, 1 April 2026 - 00:22 WIB

Paripurna DPRD, Wabup Sumenep Tegaskan LKPJ 2025 Penuh Capaian dan Prestasi

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:49 WIB

SPPG Lenteng Timur 3 Kembali Langgar, MBG Baru Datang Saat Siswa Pulang

Berita Terbaru