Bappeda Sumenep Lakukan Ranwal RPJMD 2025-2029, Pastikan Pembangunan Sejalan dengan Tingkat Provinsi hingga Pusat

- Redaksi

Sabtu, 26 April 2025 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEGIATAN: Bappeda Sumenep melakukan konsultasi Ranwal RPJMD Kabupaten Sumenep 2025–2029 bersama Bappeda Provinsi Jawa Timur (SandiGT - Seputar Jatim)

KEGIATAN: Bappeda Sumenep melakukan konsultasi Ranwal RPJMD Kabupaten Sumenep 2025–2029 bersama Bappeda Provinsi Jawa Timur (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai merancang dokumen Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk periode 2025 – 2029.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa rencana pembangunan daerah tetap sinkron dengan kebijakan strategis di tingkat provinsi maupun pusat.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto menuturkan, bahwa proses penyusunan RPJMD harus dilakukan secara sistematis dan berpedoman pada peraturan yang berlaku, salah satunya dengan melibatkan pemerintah provinsi dalam tahap konsultasi.

“Penyusunan Rancangan Awal ini mengikuti kaidah regulasi, dan salah satu tahap pentingnya adalah sinkronisasi dengan kebijakan pemprov serta nasional,” ujarnya. Sabtu (26/4/2025).

Baca Juga :  Pekerja Rokok di Kadur Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan hingga Alami Luka Serius

Dalam draf awal tersebut, lanjut dia, telah dirumuskan visi dan misi kepala daerah yang mengarah pada pembangunan yang berkelanjutan, peningkatan taraf hidup masyarakat, serta reformasi tata kelola pemerintahan menuju sistem yang bersih dan akuntabel.

“Visi dan misi yang termuat dalam Ranwal RPJMD telah dirancang untuk sejalan dengan arah pembangunan RPJMD Jawa Timur maupun RPJMN,” bebernya.

Ia menegaskan, bahwa dokumen RPJMD ini mengangkat sejumlah isu strategis sebagai prioritas daerah.

“Di antaranya adalah penguatan sektor agrikultur dan kelautan, peningkatan infrastruktur transportasi antarwilayah kepulauan, pengurangan angka kemiskinan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, serta kesiapan menghadapi dampak perubahan iklim,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Evaluasi (Rendalev) Bappeda Jawa Timur, Sri Mutiatun Sintawati.

Setelah sesi ini, Bappeda Sumenep akan menyelenggarakan forum perangkat daerah guna menyelaraskan rencana strategis setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Langkah selanjutnya adalah menggelar Musrenbang RPJMD, agar seluruh elemen pemangku kepentingan bisa memberikan masukan yang konstruktif,” tandasnya.

Baca Juga :  Bank BPRS Bhakti Sumekar Launching Aplikasi BBS Sekolah untuk Ciptakan Pelajar Semangat Menabung

“Saat ini telah dibentuk tim teknis lintas sektor untuk memastikan bahwa program-program yang dirumuskan dapat diimplementasikan secara terintegrasi, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sumenep,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras
Pasca Penahanan Kades Pragaan Daya, Aktivis Ingatkan Bahaya Program Fiktif dan Kelalaian Administrasi
Harlah ke-92 PAC GP Ansor Pragaan, Perkuat Peran Pemuda dan Program Berdampak

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WIB

Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Senin, 27 April 2026 - 13:07 WIB

2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan

Berita Terbaru