Basarnas Turut Serta Dalam Latihan Gabungan SAR Selat Bali

- Redaksi

Selasa, 26 November 2019 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, seputarjatim.com- KM Trisila Bakti menabrak karang setelah mengalami trouble engine beberapa saat setelah berlayar dari ketapang ke gilimanuk. Saluran BBM yang pecah menyebabkan kebocoran pada kapal yang kemudian membuat kapten kapal segera menyealakan sinyal distress dan melaporkan gangguan ini ke STC Ketapang untuk meminta bantuan pertolongan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya mendapat informasi mengenai sinyal distress KM Trisila Bakti kemudian mengerahkan tim Pos SAR Banyuwangi untuk bergerak melakukan pencarian dan pertolongan (SAR). Alut yang digunakan dalam pencarian dan pertolongan air pada operasi SAR peneyelamatan penumpang KM Trisila Bakti ini antara lain perahu karet dan 2 Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Pos SAR Banyuwangi.

Baca Juga :  Demi Kemakmuran Ribuan Petani di Sumenep, Haji Mukmin Buka Pembelian Tembakau Sebanyak 700 Ton

Basarnas banyuwangi bersama unsur SAR gabungan lain seperti Basarnas Jembrana, KPLP, Polisi Air segera merapat menuju lokasi smoke signal yang diarahkan oleh Helicopter Belt dan Pesawat Udara Cassa yang diterbangkan dari Lanudal Juanda untuk memberikan bantuan udara pada operasi ini. Kemudian korban langsung ditangani oleh tim kesehatan Lanal Banyuwangi, RSUD Blambangan, KKP Banyuwangi, Dokter Kesehatan Polres, Dinas Kesehatan Banyuwangi dan tim kesehatan Kodim.

Seperti itulah gambaran singkat simulasi dari Puncak Latihan Gabungan Pencarian dan Pertolongan (SAR) di perairan Selat Bali yang digelar oleh Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergitas yang baik, Basarnas turut serta mendukung adanya upaya peningkatan kesiapsiagaan serta profesionalisme TNI AL bersama segenap unsur SAR di Banyuwangi dan Gilimanuk dalam menghadapi musibah pelayaran.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar Syukuran HUT RI Ke 80 sebagai Refleksi Perjuangan Para Pahlawan Bangsa

Latihan SAR Gabungan ini telah berlangsung selama 7 hari sejak Senin hingga Minggu, 18 – 24 November 2019. Sebanyak 490 personil turut berpartisipasi dalam latihan ini. Selain personil Basarnas, pelaku giat ini diantaranya berasal dari Lanal Banyuwangi, Kopaska Armada 2, Puslatpur 5 Baluran dan Puslatpur 7 Lamppon, Kodim Banyuwangi, Polair Banyuwangi dan Jembrana, KKP Tanjung Wangi, ASDP cabang Banyuwangi, Dinkes Banyuwangi, RSUD Blambangan, RON 200 dan 400, KPLP Tanjung Wangi, Bea Cukai Banyuwangi, Satpol PP, dan Polresta Banyuwangi. (Joe/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Ruang Digital Sehat, DPRD Sumenep Siap Berlakukan Batas Usia Medsos
DPRD Sumenep Siaga, Pengawasan DAK Rp49 Miliar Diperketat Total
Dari Disuspend ke Diprotes, Menu Nasi Kebiruan SPPG Jadung Bikin Siswa Enggan Makan
Petugas Rutan Sumenep Gagalkan Sabu yang Disembunyikan dalam Nasi Padang
IWO Sumenep Minta SE Segera Terbit, Intimidasi SPPG terhadap Guru Harus Dihentikan
Paripurna DPRD, Wabup Sumenep Tegaskan LKPJ 2025 Penuh Capaian dan Prestasi
SPPG Lenteng Timur 3 Kembali Langgar, MBG Baru Datang Saat Siswa Pulang
Infrastruktur Jadi PR Besar, Fraksi PAN DPRD Sumenep Minta Pemkab Tak Tinggal Diam

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 08:09 WIB

Wujudkan Ruang Digital Sehat, DPRD Sumenep Siap Berlakukan Batas Usia Medsos

Kamis, 2 April 2026 - 07:57 WIB

DPRD Sumenep Siaga, Pengawasan DAK Rp49 Miliar Diperketat Total

Rabu, 1 April 2026 - 22:44 WIB

Dari Disuspend ke Diprotes, Menu Nasi Kebiruan SPPG Jadung Bikin Siswa Enggan Makan

Rabu, 1 April 2026 - 12:06 WIB

Petugas Rutan Sumenep Gagalkan Sabu yang Disembunyikan dalam Nasi Padang

Rabu, 1 April 2026 - 08:32 WIB

IWO Sumenep Minta SE Segera Terbit, Intimidasi SPPG terhadap Guru Harus Dihentikan

Berita Terbaru

TEGAS: Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M. Muhri (Doc. Seputar Jatim)

Pemerintahan

DPRD Sumenep Siaga, Pengawasan DAK Rp49 Miliar Diperketat Total

Kamis, 2 Apr 2026 - 07:57 WIB