Berpotensi Rugikan Negara, Polemik Perangkat Desa Aenganyar Terus Disorot

- Redaksi

Selasa, 11 Oktober 2022 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:ABD. Rahman, Ketua LBH MABES

Foto:ABD. Rahman, Ketua LBH MABES

SUMENEP, seputarjatim.com–Polemik salah satu perangkat Desa Aenganyar, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berinisial SMD yang diduga menggunakan ijazah milik orang lain untuk memuluskan dirinya menjadi perangkat desa terus menjadi perbincangan. Tidak sedikit pula yang mengecam atas keputusan kepala desa Aenganyar yang mengangkat SMD menjadi perangkat desa nya.

Dikabarkan sebelumnya, saat ini SMD sudah berhenti jadi perangkat desa dan meminta perangkat yang lama berinisial IMM untuk aktif kembali.

Namun, dengan berhentinya SMD jadi perangkat desa dan masuknya kembali IMM, tidak serta merta menghapus dosa apa yang telah diperbuat kepala desa Aenganyar beserta seluruh timnya yang disinyalir sengaja meloloskan SMD menjadi perangkat desa dengan cara meminjam ijazah milik perangkat desa lama (IMM, Red).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu sudah jelas melanggar administrasi, karena seharusnya yang menjabat sebagai perangkat desa itu yang mempunyai ijazah, bukan orang lain. Secara tidak langsung bupati di kelabuhi, lantas bagaimana dan apa landasan pihak kepala desa itu mengangkat perangkat desa tapi bukan yg  bersangkutan yg menjabat sebagai perangkat,” Ucap ABD. Rahman selaku ketua LBH Mabes. Selasa (11-10-2022).

Bahkan dirinya tidak segan-segan mengkritik Camat setempat, sekaligus Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep karena dinilai telah lalai dalam mengawasi pemerintahan dibawahnya.

Baca Juga :  Hendak Pesta Sabu, Warga Desa Kebunan Ditangkap Petugas

“Ini suatu problem dan sistem yg harus di benahi oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya DPMD Sumenep. Jangan sampai dinas terkait (DPMD, Red) mau di kelabuhi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, salah satunya yakni masalah perangkat desa Ainganyar yang disinyalir menggunakan ijazah milik orang lain,” Paparnya.

Masih kata Rahman, dengan adanya polemik tersebut, tidak menutup kemungkinan ada kerugian negara yang disebabkan oleh ulah kepala desa dan para oknum perangkat desa demi memenuhi hasrat Politiknya.

“Siapa yang menikmati gaji selama kurang lebih 8 bulan lamanya? IMM atau SMD?kalau IMM yang menikmati tidak mungkin karena yang bekerja itu SMD, kalau SMD yang menikmati gaji tersebut jelas ini ada pelanggaran dan kerugian negara karena negara membayar gaji kepada orang yg tidak lulus secara administrasi namun dipaksakan masuk menjadi perangkat desa,” Ucapnya penuh tanda tanya.

Baca Juga :  Keripik Madura, Camilan Melegenda

Sementara itu, Helmi Malik selaku Kepala Desa Aenganyar meminta polemik terkait masalah perangkat desa ini jangan diperpanjang lagi, karena menurut dirinya permasalahan ini sudah dianggap selesai.

“Mas Bambang semuanya sudah selesai kok,” Ucapnya singkat sambil menampilkan emoji permintaan maaf. Minggu (9-10-2022).

Saat ditanya selesai seperti apa yang dimaksud, Kades Helmi tidak merespon lagi WhatsAap dari media seputarjatim.com

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf berjanji akan mengkonfirmasi langsung kepada pihak-pihak terkait, baik itu pihak pemdes Aenganyar maupun kecamatan Giligenting selaku pemberi rekom.

“Siap dikonfirmasi mas, Trks info nya, besok insyallah kami konfirmasi kejelasannya,” Janjinya. Kamis (6-10-2022).

Namun sampai berita ini tayang, Anwar sapaan akrab Kadis DPMD ini belum memberikan keterangan resmi hasil dari konfirmasi tersebut, WhatsAap dari media seputarjatim.com tidak direspon, namun terlihat centang biru pertanda sudah dibaca. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin
Doa Sang Proklamator Menggema di Keraton Sumenep, Bupati Ajak Warga Rawat Semangat Bung Karno
SPPG Rumah Juang Garuda Emas Rubaru Disuspend BGN, Padahal Sempat Klaim Beroperasi Sesuai SOP
Hari Lahir Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Warga Perkuat Persatuan di Era Digital
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Yabhysa dan LKNU Perkuat Peran Kader Kesehatan Menuju Pamekasan Bebas TBC
SKK Migas dan KKKS Jabanusa Tebar Kepedulian Idul Adha 1447 H, Salurkan Kurban hingga Mudik Gratis Kepulauan
Puluhan SPPG di Sumenep Disetop BGN, Tersandung Masalah IPAL

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:47 WIB

Penuh Penghayatan, Refleksi Bung Karno ala Ibnu Hajar Tuai Tepuk Tangan Hadirin

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:50 WIB

Doa Sang Proklamator Menggema di Keraton Sumenep, Bupati Ajak Warga Rawat Semangat Bung Karno

Senin, 1 Juni 2026 - 13:35 WIB

Hari Lahir Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Warga Perkuat Persatuan di Era Digital

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIB

Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:48 WIB

Yabhysa dan LKNU Perkuat Peran Kader Kesehatan Menuju Pamekasan Bebas TBC

Berita Terbaru