Home / Tak Berkategori

BMKG Surabaya: Jawa Timur Masuki Siklus Kekeringan Ekstrem

- Redaksi

Senin, 24 Juni 2019 - 23:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Warga di Pulau Talango, Kabupaten Sumenep, Jatim harus membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari karena sumur Desa mulai mengering (dok.)

Warga di Pulau Talango, Kabupaten Sumenep, Jatim harus membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari karena sumur Desa mulai mengering (dok.)

Surabaya, seputarjatim.com- Sejumlah wilayah di Jawa Timur diprediksi alami kekeringan ekstrem. Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Klas 1 Juanda Surabaya, memperkirakan kondisi hari tanpa Hujan (HTH) dalam rentang 31-60 hari kedepan.

Teguh Tri Susanto, Kasi Data dan Informasi BMKG Klas 1 Juanda Teguh menyatakan, beberapa wilayah di Jawa Timur bahkan sudah mengalami hari tanpa hujan sejak beberapa minggu terakhir. Dua kabupaten yang alami kekeringan ektstrem antara lain adalah Kabupaten Malang dan Sampang, Madura.

Baca Juga :  Perumahan Physical Distancing

“Memang sudah ada beberapa wilayah Jatim yang mengalami hari tanpa hujan dengan kategori sangat panjang. Penyebabnya sudah memasuki kemarau. Hampir semua wilayah di Jatim akan HTH kecuali di Lumajang dan Banyuwangi,” ungkap Teguh melalui pesan singkatnya, Senin (24/6/2019).

Teguh menambahkan bila sebagian besar wilayah di Jawa Timur sejak Juni awal hingga akhir mengalami curah hujan yang minim di kisaran 0 – 10 mm.

“Distribusi curah hujan pada bulan Juni 2019 di Provinsi Jawa Timur masuk dalam kriteria Rendah 0-10 mm, kecuali sebagian kecil Kabupaten Lumajang dan Banyuwangi,” pungkasnya. (bud/red)

 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dorong ASN Lebih Bugar, Dinkes P2KB Sumenep Terapkan Gerakan GEMAR
Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma
Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM
Jadi Kado Istimewa Hari Jadi ke 757, Pemkab Sumenep Borong 6 Penghargaan Wilwatikta Awards 2026
Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Dinkes P2KB Sumenep Sisir Pengelolaan Keuangan Puskesmas
PTC Bersama JSC Sukses Tuntaskan Pelatihan BTCLS, Cetak Perawat Unggul dan Kompeten di Pamekasan
Usai Apel, ASN Sumenep Diajak Biasakan Hidup Sehat, Sekda: Jangan Hanya Disiplin Bekerja!
Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:42 WIB

Dorong ASN Lebih Bugar, Dinkes P2KB Sumenep Terapkan Gerakan GEMAR

Kamis, 5 November 2026 - 15:58 WIB

Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma

Kamis, 5 November 2026 - 10:31 WIB

Pengunjung Mr. Ball Positif Narkoba, PCNU dan Kiai Desak Pemkab Sumenep Tutup THM

Rabu, 4 November 2026 - 12:47 WIB

Jadi Kado Istimewa Hari Jadi ke 757, Pemkab Sumenep Borong 6 Penghargaan Wilwatikta Awards 2026

Selasa, 3 November 2026 - 13:23 WIB

Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Dinkes P2KB Sumenep Sisir Pengelolaan Keuangan Puskesmas

Berita Terbaru

ILUSTRASI: H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma, keduanya merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumenep (Foto Istimewa)

Opini Publik

Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:58 WIB